0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jusuf Kalla Soroti Sedekah Ramadan Bermuatan Politis

Wakil Presiden Jusuf Kalla (dok.timlo.net/kemendagri.go.id)

Timlo.net – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti aksi pembagian takjil yang diduga bermuatan politis, dengan mengusung #2019GantiPresiden. Dia mengimbau pemberian bantuan atau sedekah selama bulan suci Ramadan sebaiknya tidak bermuatan politis.

“Tentu itu tidak etis. Kalau ibadah ya ibadah saja, kalau memberikan bantuan ya memberikan bantuan saja, tidak perlu dimasukkan politik-politik begitu kan,” kata Wapres di Jakarta, Sabtu (26/5).

Wapres menilai muatan politis dalam pemberian sedekah atau bantuan selama bulan Ramadan tidak tepat dilakukan untuk berkampanye secara terselubung.

Sebelumnya, pada Kamis (24/5), sekelompok relawan diketahui membagikan takjil yang berlabelkan #2019GantiPresiden kepada para pengguna jalan di area Masjid Cut Mutia, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, kegiatan relawan politik dengan tagar tersebut telah ramai sejak beberapa bulan terakhir. Kelompok tagar itu pun memiliki rival yang menyebut diri relawan dengan tagar #Dia Sibuk Kerja.

Terkait dengan adanya ketegangan antara kelompok #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja tersebut, Wapres Jusuf Kalla pernah mengatakan bahwa hal itu sebagai dampak dari ketidakjelasan aturan kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Inilah sulitnya memang, kalau kampanye itu (dilakukan) sebelum pemilu. Itu tidak ada aturannya, justru tidak ada aturannya. Kalau masa kampanye ada aturannya. Ya ini salah,” ujarnya.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge