0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kemendag Tambah 100 Titik Pasar Murah di Ponpes

Kemendag buka pasar murah di ponpes (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Tahun 2018 ini Kementerian Perdagangan menambah jumlah titik pasar murah di pondok pesantren di seluruh penjuru Indonesia. Dari tahun sebelumnya berjumlah 300 titik, kali ini ditambah menjadi 400 titik sebagai komitmen Kemendag untuk bangsa dan negara.

“Jadi untuk pasar murah tidak hanya kita fokuskan kepada warga yang membutuhkan, tapi juga menyasar ke pondok pesantren-pondok pesantren. Dan untuk tahun ini Jawa Tengah menjadi provinsi pertama digelarnya pasar murah ini,” kata Staf Khusus Menteri Perdagangan, Eva Yuliana, Sukoharjo (25/5).

Pasar murah kali ini menyediakan 500 paket sembako di setiap titik dengan harga yang harus dibayar warga sebesar Rp 50 ribu dari harga normal Rp 124 Ribu. Per paket berisi 2 liter minyak goreng, 5 kilo beras, sirup dan dua kilo gula pasir.

Dalam pelaksanaan program 400 pasar murah di pondok pesantren tahun ini kemendag menggandeng sekitar 40 stakeholder. Setelah Provinsi Jawa Tengah, akan dilanjutkan ke provinsi lain selama Bulan Ramadan.

“Kalau harga normal di Solo atau di Sukoharjo ini sekitar Rp 124 Ribu setelah kita hitung bersama tadi, dan kita jual dengan harga Rp 50 Ribu per paketnya. Dan hasil penjualan akan kita kembalikan untuk pengembangan pondok pesantren, sehingga manfaatnya kembali ke masyarakat,” tandasnya, usai membuka pasar muarah di Ponpes Al-Muayyad Windan, Kartasura, Sukoharjo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge