0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Facebook Tolak Bayar Kompensasi Untuk Korban Skandal Data

(sumber: Freepik)

Timlo.net—Facebook keluar dari kasus skandal data Cambridge Analytica nyaris tanpa kerugian. Semenjak itu perusahaan itu mengambil langkah supaya hal serupa tidak terjadi lagi. CEO Mark Zuckerberg sudah bertemu dengan para anggota parlemen untuk menjelaskan praktek penanganan data pengguna secara detil.

Kemarin Mark bertemu dengan anggota parlemen di Eropa dan membahas hal yang sama. Beberapa anggota berharap jika ada kompensasi untuk 2,7 juta pengguna Eropa yang terkena dampak pembobolan data. Facebook menolak permintaan ini.

Alasan mereka adalah tidak ada kebocoran informasi akun bank. Perusahaan itu merilis pernyataan terkait hal ini, “Ini jelas merupakan pelanggaran kepercayaan. Akan tetapi, perlu diingat tidak ada detil akun bank, informasi kartu kredit atau nomor kartu penduduk yang bocor.” Mereka juga menyatakan jika terkait kasus pembobolan data, informasi pengguna Amerika Serikat (AS) yang dijual. Bukan informasi pengguna Uni Eropa, tulis Ubergizmo.

Selain menolak memberikan kompensisasi uang, Facebook juga menolak ide Senat Eropa lainnya. Termasuk pemisahan Facebook Messenger dan WhatsApp. Mereka berkata jika para pengguna memperoleh manfaat dari layanan paket yang memiliki lebih dari dua miliar pengguna.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge