0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pasar Murah Perdana Ramadan di Dua Desa

Penjualan sembako di pasar murah Pemkab Karanganyar di Balai Desa Nangsri, Kebakkramat (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Desa Nangsri, Kebakkramat dan Desa Genengan, Jumantono mendapat kesempatan pertama menjadi tuan rumah pasar murah Pemkab Karanganyar, Rabu (23/5). Di dua desa ini, Pemkab menjual enam jenis sembako yakni beras, minyak goreng, mi instan, sirup, gula dan teh.

“Di Desa Genengan saja, warga sudah berkumpul di balai desa menanti tim datang. Tak sampai jam 09.00 WIB sudah hampir habis. Sedangkan di Desa Nangsri, warganya lebih santai. Kami buka sampai paket yang dijual habis,” kata Kasubbag Perekonomian Bagian Perekonomian Setda Pemkab Karanganyar Deasy Pramudiasty kepada Timlo.net di kantor Desa Nangsri, Kebakkramat.

Pemkab Karanganyar memasang harga lebih murah dibanding pasaran di enam jenis sembako. Satu paket beras kualitas medium isi 5 kilogram Rp 40.000, dua kilo gula Rp 20.000, 10 bungkus mi instan Rp 18.000, dua liter minyak goreng kemasan Rp 16.000, sebotol sirup Rp 8.000 serta 20 bungkus teh Rp 18.000.

“Beras itu kalau di pasaran per kilo Rp 10.200, gula Rp 11.500. Jadi, beli di pasar murah tentu lebih menguntungkan. Hanya saja maksimal pembeliannya dibatasi,” katanya.

pembeli di pasar murah kebanyakan ibu rumah tangga. Mereka memaksimalkan jatah pembelian untuk persiapan memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge