0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pimpinan DPR Dukung Pembangunan Lapas Khusus Napiter

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (sumber: dpr.go.id)

Timlo.net – Pimpinan DPR setuju usulan pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) narapidana terorisme (napiter). Lapas dan rutan tersebut nantinya didesain dengan pengamanan maksimum.

“Penanganan kepada napi kasus terorisme memang harus dikhususkan, tidak bisa disamakan dengan napi lainnya. Saya rasa usulan Kapolri dalam kaitan adanya lapas khusus itu harus kita dukung,” kata Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan di Jakarta, Rabu (23/5).

Menurut dia penanganan napi kasus terorisme memang cukup berbeda dengan penanganan narapidana lainnya sehingga dirinya tidak ingin kerusuhan di Rutan Cabang Salemba yang berada di Kompleks Mako Brimob Kelapa Dua terulang lagi.

Namun di sisi lain, Taufik mengingatkan Kapolri untuk berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM karena Menkumham Yasonna Laoly karena pemerintah telah membangun lapas high risk, yakni Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu High Risk dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Pasir Putih A High Risk di Nusakambangan.

“Mungkin Kapolri dan Menkumham perlu koordinasi mengenai kebutuhan lapas ataupun bagaimana tingkat pengamanannya. Kalau misalnya pengamanan tingkat tinggi, tapi napi terorisme juga masih dicampur dengan napi kasus-kasus lain, ini masih ada potensi napi lain terpengaruh, atau potensi yang tidak diinginkan lainnya,” ujarnya.

Dia menilai, selain pengamanan lapas yang super ketat, lapas khusus terorisme itu harus memberikan fasilitas untuk deradikalisasi, dan menyadarkan para napi terorisme.

Menurut dia, sipir ataupun aparat yang menjaga lapas khusus itu juga harus memiliki kemampuan khusus untuk menghadapi teroris.

“Pengamanan super ketat ini tentu sangat penting dan kemampuan SDM menghadapi aksi terorisme juga harus diutamakan. Karena teroris ini nekat, sehingga SDM yang menghadapinya juga harus memiliki kemampuan yang mumpuni, dalam kaitan misalnya ada kerusuhan, atau bahkan napi terorisme menyebarkan pengaruhnya,” katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusulkan penambahan lapas dengan keamanan maksimal untuk menampung narapidana terorisme.

Menurut dia, penambahan lapas dengan tingkat keamanan tinggi ini diperlukan karena penanganan narapidana tindak pidana terorisme berbeda dengan narapidana lainnya.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge