0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Persis Mungkin Batal Berkandang di Sriwedari

Stadion Sriwedari Solo (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Keinginan Laskar Sambernyawa Persis Solo menggunakan Stadion Sriwedari sebagai homebase, berpeluang batal. Faktor keamanan menjadi faktor utamanya.

Seperti diketahui, Persis segera ‘terusir’ dari Stadion Manahan yang selama ini sebagai markasnya. Stadion kebanggaan masyarakat Solo itu akan direnovasi besar-besaran mulai pertengahan tahun ini.

Bahkan seluruh cabor dan aktifitas di Stadion Manahan harus berpindah mulai 1 Juni mendatang. Sementara renovasi Stadion Manahan yang anggarannya mencapai Rp 300 miliar lebih, akan memakan waktu satu hingga dua tahun pembangunan.

Nama Stadion Sriwedari pun menjadi tujuan pertama bagi Persis sebagai pengganti Manahan. Dengan lokasi yang berada di tengah-tengah Kota Solo, Monumen PON pertama itu dipilih sebagai alternatif yang tepat.

Akan tetapi persoalan muncul yakni dari sisi keamanan. Stadion Sriwedari yang termasuk Bangunan Cagar Budaya (BCB) tampaknya sulitnya dikabulkan dari sisi pengamanan. Bukan soal pagar pembatas tribun penonton dengan lapangan.

Namun besarnya masa suporter Persis tak sebanding dengan Stadion yang hanya berkapasitas tak kurang dari 10 ribu tempat duduk. Hal itulah yang membuat manajemen klub Persis berpikir ulang untuk menggunakan Stadion Sriwedari sebagai kandang Laskar Sambernyawa.

“Kami sering membahas soal Sriwedari dengan Polres Solo, namun tampaknya tidak bisa memenuhi perizinan kami menggunakan Stadion Sriwedari. Persoalannya adalah bentuk pengamanan yang sulit. Bahkan dari Polda Jateng saja tidak memungkinkan menerbitkan izin bila bermain di Sriwedari,” ujar Ketua Panpel Persis, Didik Daryanto, Rabu (23/5).

Alasan itu cukup wajar, selama ini Persis selalu bermain di Stadion Manahan dengan kapasitas mencapai maksimal 24 ribu penonton. Konsentrasi masa tetap bisa difokuskan di dalam tribun Stadion untuk menyaksikan pertandingan.

Jauh berbeda bila nantinya digelar di Stadion Sriwedari. Bila kapasitas Stadion Sriwedari yang hanya mencapai 10 ribu, berarti akan ada lebih dari 10 ribu fans di luar stadion yang tidak bisa masuk.

“Kami memang belum memutuskan untuk akan bermain di mana. Sambil menunggu keputusan dari manajemen. Untuk beberapa opsi memang kami kaji seperti Stadion Maguwoharjo, Sleman atau Stadion Wilis Madiun,” imbuh Manajer Persis, Anjasmara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge