0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tarling di Colomadu, Pjs Bupati Keluhkan Sampah

Pjs Bupati Karanganyar, Prijo Anggoro Budi Rahardjo menyerahkan bantuan kepada salah satu warga korban bencana alam usai tarling. (foto:ist) (ist)

Karanganyar — Penanganan masalah sampah di wilayah perbatasan membutuhkan kerjasama dari pemegang kebijakan antarwilayah tersebut. Hal itu disampaikan Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo kepada jemaah salat tarawih keliling (tarling) di Masjid Jami’ Muslim Desa Tohudan Kecamatan Colomadu, Senin (21/5) malam.

“Solo dan Colomadu merupakan bagian dari Jawa Tengah. Jawa Tengah merupakan bagian dari NKRI. Ajak duduk bersama untuk dirembug bareng dalam mengatasi masalah sampah,” tuturnya.

Sampah di Colomadu merupakan problem serius. Wilayah itu terletak di ujung barat Kabupaten Karanganyar dan berbatasan dengan Sukoharjo, Boyolali dan Solo. Sampah-sampah rumah tangga mustahil dibuang ke wilayah tetangga, sehingga setiap hari diangkut ke tempat pembuangan akhir di Jumantono, Karanganyar. Lantaran hal ini tak efektif, maka dibangun sistem pengolahan sampah terpadu di Colomadu. Namun sayangnya berbagai kendala muncul.

“Saya berharap pihak terkait dapat duduk bersama dengan Pemkot Solo dalam mengatasi permasalahan-permasalahan sampah,” pintanya.

Dalam obrolannya, ia menyampaikan pentingnya pemimpin hadir di tengah masyarakat agar bisa menangkap seluruh persoalan langsung dari mereka. Pemimpin juga harus menjadi tauladan atau contoh bagi masyarakat yang dipimpinnya, harus tanggap terhadap permasalahan.

“Meski jauh dari sempurna sebagai pemimpin kita harus siap melayani dan hadir di masyarakat,” tegasnya.

Pada kegiatan tarling tersebut diserahkan sejumlah bantuan kepada para takmir masjid, lansia, warga yang terkena bencana dan paket sembako kepada fakir miskin.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge