0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Begini Hukuman Pemberi Rokok Orangutan di Kebun Binatang Bandung

ilustrasi (Sumber: Pixabay)

Timlo.net – Kasus orangutan Kebun Binatang Bandung yang diberi rokok pengunjung, pada Maret lalu jadi sorotan publik. Sang pemberi rokok, Deni Junaedi (27), mengaku kapok dengan tindakannya itu.

“Saya kapok lah, tapi dari awal juga kalau bersalah kenapa enggak tanggung jawab saja,” ujar Deni di Kebun Binatang Bandung, Senin (21/5).

Deni diberi sanksi sosial oleh manajemen kebun binatang sebagai petugas kebersihan. Ia harus membersikan area sekitar kandang orangutan dan gajah selama tiga hari berturut-turut terhitung sejak Senin hingga Rabu (23/5).

Deni mengaku tidak mempermasalahkan sanksi yang diberikan manajemen kebun binatang tersebut. Bahkan, sebelumnya ia mengaku sudah ikhlas siap menerima apapun keputusannya.

“Saya tahu saya akan mendapatkan sanksi, dan saya sudah siap menerimannya sejak dulu. Namun baru sekarang saya dipanggil dan disuruh membersihkan kandang, tapi tidak apa-apa, saya ikhlas,” kata dia.

Ia pun berpesan agar kasus yang menimpa dirinya tidak diikuti oleh pengunjung lain. Deni ingin kasusnya menjadi cerminan bahwa satwa-satwa yang ada di kebun binatang harus dijaga bersama-sama demi kelangsungan hidup mereka.

“Semoga ini jadi contoh lah, kang. Biar saya saja yang mengalami ini dan orang lain tidak ikut-ikutan tindakan saya,” kata dia.

Sementara itu, Marketing Komunikasi Kebun Binatang Bandung, Sulhan Safii mengatakan, manajemen kebun binatang sengaja memberikan sanksi terhadap Deni untuk membersihkan sekitar area kandang sebagai sanksi sosial.

Menurutnya, sanksi yang dijatuhkan kepada Deni baru dilakukan karena menunggu proses hukum formal di Polrestabes Bandung. Selain itu, bulan Ramadan dipilih karena dianggap bulan yang tepat untuk memaafkan Deni.

“Bulan Ramadan merupakan bulan yang baik untuk memaafkan orang, yang bersangkutan juga telah meminta maaf dan menyesali perbuatannya. Maka dari itu, kami hanya memberikan sanksi sebagai petugas kebersihan,” katanya.

Terhitung sejak hari Senin hari ini hingga Rabu (23/5), Deni harus membersihkan area sekitar kandang orangutan dan gajah setiap pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge