0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sepekan Paska Teror Bom, Pengamanan Gereja Masih Ketat

Pengamanan anggota Polresta Solo di Gereja St. Petrus, Purwosari, Laweyan (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Penjagaan ketat masih dilakukan di sejumlah gereja di Kota Bengawan pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5) lalu. Nampak, anggota dengan senjata lengkap disertai rompi melakukan pengamanan.

“Sesuai SOP, pengamanan masih dilakukan setelah sepekan aksi teror bom Surabaya,” terang Waka Polresta Solo, AKBP Andy Rifai saat dikonfirmasi Timlo.net.

Nampak, pengamanan ketat dilakukan oleh anggota Polresta Solo di Gereja St Petrus Purwosari, Laweyan. Tak cuma itu, pemandangan serupa juga terjadi di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan, Solo.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang. Jangan sampai peristiwa bom yang terjadi sepekan terakhir memecah persatuan dan kesatuan di masyarakat,” jelas perwira melati dua tersebut.

Terkait pengamanan yang dilakukan di lokasi tempat ibadah, Andy mengaku turut melibatkan unsur dari TNI dan masyarakat khususnya pengurus gereja tempat ibadah.

“Jadi, setiap jemaat yang hendak memasuki tempat ibadah dilakukan pengecekan. Tujuannya, untuk menghindari hal tidak diinginkan,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge