0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cegah Pengoplosan, Peredaran LPG 3 Kg Diawasi

Ketua Tim Satgas Pangan Polresta Solo, AKBP Andy Rifai (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Tim Satgas Pangan Polresta Solo mengawasi peredaran gas subsidi ‘tabung melon’ LPG 3 Kg yang ada di pasaran. Pasalnya, peningkatan aktivitas memasak di sejumlah restoran dikhawatirkan bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

“Saat ini kami awasi terus. Anggota di lapangan juga diinstruksikan untuk mengecek kondisi pangkalan tabung subsidi,” terang Ketua Tim Satgas Pangan Polresta Solo AKBP Andy Rifai, kepada Timlo.net, Jumat (18/5) siang.

Sejauh ini, kata Andy, stok penyaluran gas subsidi ke tangan masyarakat berjalan lancar. Belum ada kelangkaan yang ditemukan di lapangan.

Meski begitu, pihaknya mewaspadai adanya aksi pengoplosan dari tabung LPG 3 Kg ke dalam tabung 12 Kg.

“Dari kasus yang kami bongkar, kebanyakan modus yang digunakan adalah memindah isi tabung 3 kilogram ke dalam tabung 12 Kg. Setelah itu, pelaku menjual ke restoran besar untuk mendapat keuntungan. Inilah yang membuat kelangkaan dilapangan,” terang Andy yang juga merupakan Wakapolresta Solo tersebut.

Ia menegaskan, pihaknya tak akan segan memberikan hukuman berat jika ditemukan pelaku yang mengambil keuntungan dengan cara mengoplos. Pasalnya, penggunaan gas subsidi ‘tabung melon’ tersebut sangat dibutuhkan masyarakat kalangan bawah.

“Ini sudah masuk hajat hidup orang banyak, jangan main-main. Jika ditemukan ada tindak pengoplosan, akan kita hokum seberat-beratnya,” ancam Andy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge