0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tiga Maling Motor Dibekuk, Sering Beroperasi di Parkiran UNS

Tiga tersangka pencurian motor di Kampus UNS (foto: Achmad Khalik)

Solo – Tiga komplotan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk anggota unit Reskrim Polsek Jebres. Sasaran komplotan maling motor alias malmot itu di kawasan parkir kampong Universitas Sebelas Maret (UNS).

“Sasaran operasi mereka di Kampus FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-red), Kampus Hukum dan Kampus Kedokteran,” terang Kapolsek Jerbres, Kompol Juliana kepada wartawan, Kamis (17/5).

Tiga tersangka, yakni Nuryanto alias Glendoh (37) warga Desa Sambirejo, Kecamatan Pabelan, Semarang; Galand Pramadya (24) warga Ngargosari, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali dan Peni Sumanding (20) warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi.

Dalam menjalankan aksinya, Glendoh berperan sebagai pemetik. Sedangkan, dua rekannya yang lain mengantar Glendoh dalam menjalankan aksi kejahatan.

“Tersangka utamanya ada pada Glendoh ini. Sedang dua rekannya hanya mengantarkan menggunakan sarana untuk menghantarnya,” terang Kapolsek.

Tersangka ditangkap saat beraksi di Kampus UNS pada Senin (14/5) malam. Waktu itu, salah seorang tersangka, Peni ditangkap lantaran diduga hendak mencuri helm di kawasan parkiran kampus FKIP.

Saat diinterogasi pelaku Peni mengaku tak cuma maling helm namun juga motor yang terparkir. Mendapat keterangan tersebut, Polisi melakukan pengembangan kasus hingga akhirnya menelusuri keberadaan Glendoh dan Galan.

“Peni digiring anggota menunjukkan dua rekannya. Ternyata benar, dua rekannya ditangkap di kos di Kawasan Gawanan, Colomadu, Karanganyar,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka Glendoh, dirinya bersama dua rekannya telah mencuri motor di Kawasan Kampus UNS sebanyak empat kali.

“Baru empat kali. Dulu pernah mau lima kali, tapi satu motor kuncinya dol (rusak-red),” terang Glendoh.

Selain menangkap tersangka, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua sarana kendaraan jenis Yamaha Mio J tanpa plat nomor dan Honda Supra dengan plat palsu AE4831 KZ. Sedangkan, empat motor hasil kejahatan diantaranya, tiga Honda Supra 125 dan Yamaha Mio M3.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge