0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Di Solo Bakal ada Sekolah Olahraga Penyandang Disabilitas

Solo — Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam waktu dekat akan membuka Sekolah Khusus Olahraga (SKO) bagi penyandang disabilitas. Kota Solo yang menjadi pusat olahraga difabel, menjadi lokasi sekolah nantinya. Sesuai rencana SKO tersebut akan dibuka bulan Juli mendatang  untuk angkatan pertama dengan merekrut 38 siswa atau atlet. Hanya saja untuk sementara mengakomodir empat cabang olahraga (cabor), yaitu tenis meja, renang, atletik dan bulutangkis.

“SKO ini untuk regenerasi atlet-atlet disabilitas. Rencananya itu tingkat SMP dan SMA, jadi merekrut atlet potensial dari berbagai daerah di Indonesia,” terang salah satu penggagas SKO disabilitas, Rima Ferdianto, Rabu (16/5).

Siswa yang bisa masuk ke SKO tentunya harus punya prestasi minimal di Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas). Karena selama ini setelah atlet ikut peparpenas kembali ke daerah asal kondisinya menurun dan potensinya tidak bisa dimanfaatkan, jadi untuk saat ada ASEAN Para Games dan Asian Para Games harus mencari atlet.

Diakuinya, jika rencana dibentuknya SKO itu sudah lama atau pasca Indonesa jadi juara umum di ASEAN Para Games, Malaysia. Waktu NPC diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi), minta dibuatkan sekolah olahraga seperti Ragunan, dan mendapat  respon positif dari Presiden Joko Widodo.

Terpisah, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun mengatakan jika SKO ini buat regenerasi atlet disabilitas.

“Cukup bagus dan ada perhatian dari Pemerintah. Jadi akan mencetak atlet-atlet bagus,” tukasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge