0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Zenhso Tolak Hasil Pengukuran, Ngotot Jarak Lebih 100 Meter

Karaoke Zensho di Kota Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Polemik tentang karaoke Zenhso yang akan ditutup Pemkab Sragen belum usai. Pihak investor menolak menandatangani hasil pengukuran ulang lantaran merasa tidak dilibatkan.

”Kita tidak diundang resmi, hanya dengar kabar dari orang lain. Ternyata setelah pengukuran kami dipotret-potret seolah kita menyetujui hasil pengukuran, setelah itu diminta menandatangani berita acara pengukuran, ya kami tolak,” papar Kuasa Hukum Zensho, Ucok Kuncoro, Rabu (16/5).

Ucok menyampaikan, dia bersama investir Zensho, Winardo telah menemui Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen. Pihaknya menyampaikan ada pengukuran, namun tidak ada undangan resmi tertulis dari pihak terkait.

Dia menyatakan, kalau diukur, pihaknya siap. Hanya saja saat ini hasil pengukuran sendiri masih menjadi perdebatan. Pasalnya, pengukuran dilakukan sepihak dan tidak ada penengah dalam masalah ini.

”Kalau ada persepsi ini, siapa yang akan menjadi saksi? Tadi diukur 95 meter, kemarin 96 meter,” jelasnya.

Menurutnya, Karaoke Zensho akan tetap beroperasi setelah ini. Pihaknya sudah mengajukan banding administrasi.

”Kami akan maju terus, pertahankan ini dulu. Kita lawan sekarang ini surat keputusan dari Pak Yusep (Kepala DPMPTSP, Red). Kalau Satpol PP mengeluarkan surar lagi ya kita lawan juga,” terang Ucok.

Sementara itu Sekretaris DPMPTSP Sragenm Suharti mengakui ada pertemuan dengan pihak Zenhso. Dia menegaskan, bahwa hasil pengukuran sesuai peraturan daerah (Perda) dan peraturan Bupati (Perbup) menunjukkan lokasi memang terlalu dekat.

”Tadi 95 meter, khan dari Perda jarak minimal 100 meter, sedangkan perbup dihitung dari pagar terluar,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge