0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Forkopimda dan FKUB Gelar Deklarasi Kecam Terorisme

Pernyataan sikap Forkopimda dan FKUB Sragen menentang paham dan aksi terorisme (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sragen bersama Foum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengadakan pernyataan sikap bersama menentang paham dan aksi terorisme. Pernyataan ini sebagai sikap tegas antara pemerintah bersama tokoh lintas agama atas sejumlah aksi teror di Indonesia

“Ini adalah pernyataan sikap bersama FKUB dengan Forkopimda atas aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Kita kerjasama dengan Polres dan Pemkab. Alhamdulillah semua sepakat untuk mengadakan deklarasi menolak paham dan gerakan tetorisme,” kata Wakil Ketua FKUB Sragen, Moechtingudin, Rabu (16/5).

Setidaknya ada tiga poin pernyataan sikap bersama yang disampaikan, diantaranya mengecam aksi teror yang terjadi di Indonesia; Forkopimda dan tokoh lintas agama menolak teroris yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat; dan mendukung sepenuhnya langkah-langkah pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memerangi terorisme di Indonesia.

Moechtingudin menyampaikan, pernyataan sikap itu juga sebagai tindaklanjut dari workshop tentang konflik dan menyikapi terorisme di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kantor Kemenag Jawa Tengah belum lama ini. Yang ditekankan dalam workshop tersebut bagaimana memahamkan pada pemeluk agama supaya bisa menerima perbedaan agama dan budaya serta mrnetralisir sikap-sikap radikalisme.

Pernyataan sikap itu dihadiri Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Polres Sragen yang diwakili Kasat Bimas AKP Hartono, Kasdim 0725/Sragen dan Kepala Kemenag Sragen.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dedy Endriyatno atas nama Pemkab Sragen menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa teror yang terjadi di beberapa kota.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dikonfirmasi secara terpisah menyambut baik gagasan pernyataan sikap bersama FKUB dan Forkopimda tersebut. Menurutnya langkah itu adalah bentuk kerjasama semua komponen masyarakat dan elemen pemerintah untuk memerangi terorisme.

“Teror harus dilawan, tidak perlu takut. Kita tingkatkan deteksi dan pengawasan seluruh komponen masyarakat,” tandas Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge