0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Entaskan Kemiskinan, Federasi Pekerja Ini Angkat Dawet Bayat

Pelantikan kepengurusan baru FPM Klaten (timlo.net/a wijaya)

Klaten – Federasi Pekerja Mandiri (FPM) Kabupaten Klaten menargetkan bisa menciptakan 1.000 wirausahawan baru setiap triwulan sekali. Pasalnya kewirausahaan berpengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan dan pengentasan kemiskinan di kabupaten bersinar.

“Kami berencana mengajak warga Klaten untuk ayo berwirausaha. Karena asal ada kemauan, berwirausaha itu tidak sulit,” ujar Ketua DPC FPM Klaten, Heri Purwaliantoro, usai pelantikan pengurus baru di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (15/5).

Menurut pria yang sehari-hari bergelut di bidang perdagangan emas batangan ini, anggota FKM di Klaten mencapai 13 ribu orang, baik pekerja nonformal maupun pelaku usaha. Hal ini juga didukung letak geografis Klaten di ‘segitiga emas’ Solo dan Jogja yang memiliki potensi di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

Sebagai langkah pertama kepengurusan baru, sambung Heri, FPM akan menggelar festival kuliner tradisional di Alun- alun Klaten pad 17 Juni 2018 mendatang. Selain itu, pihaknya mengangkat minuman tradisional ‘Dawet Bayat’ sebagai salah satu upaya menciptakan wirausahawan baru di Klaten.

“Kebetulan penasihat kami Pak Sunarna, mantan Bupati Klaten. Kami akan melanjutkan programnya soal dawet Bayat. Tiga bulan sekali akan kita bidik 1000 pedagang baru, termasuk pelatihan dan permodalannya lewat koperasi FPM di Jateng,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge