0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pendidikan Karakter SDIT Nur Hidayah Pakai Drama

(timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Ruang kelas 1C Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Surakarta bagian depan itu telah disulap menjadi panggung drama, di sekolah tersebut, Solo, Senin (14/5). Siswa-siswi sekolah tersebut bermain drama secara bergantian dengan beragam kisah bertema Perilaku Terpuji.

“Ada tiga pilihan kisah yakni Berkata yang Baik, Hormat Orangtua, Menyayangi Sesama. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang,” jelas Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Ustadzah Yan Syakila, S Ag kepada wartawan, di sela-sela acara.

Syakila mengatakan, mereka memerankan tokoh dalam kisah yang mereka pilih pada saat pembelajaran Pendidikan Agama Islam(PAI) dan Budi Pekerti  pada pertemuan sebelumnya. Pada waktu itu setiap  kelompok saling bermusyawarah untuk memilih kisah mana yang akan diperankan.

Metode pembelajaran drama ini, menurut Syakila, dengan segala prosesnya dalah bagian dari upaya agar materi pelajaran benar-benar masuk kedalam pikiran dan hati para siswa. Siswa tidak hanya tahu secara kognitif tapi mereka diusahakan memperoleh pengalaman langsung.

“Melalui main peran ini, para siswa akan  mendapatkan keterampilan sosial mengenai berperilaku terpuji.  Adapun pelaksanaan drama ini disesuaikan dengan jadwal pelajaran PAI masing-masing kelas,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Koordinator Guru Paralel Kelas 1, Ustadz  Sugiharto, SAg  mengungkapkan, salah satu persoalan utama bangsa ini terkait pendidikan adalah tentang pendidikan karakter. Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI dan Budi Pekerti) merupakan salah satu mata pelajaran yang mempunyai peranan signifikan tentang pembentukan karakter siswa.

“Oleh karena itu, kami sangat mendukung segala upaya dan kreativitas para guru yang berupaya menyajikan pembelajaran yang memberikan penguatan terhadap karakter-karakter siswa,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge