0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bikin Raperda Pemberdayaan Desa Wisata, Legislator ke Grojogan Sewu

Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Yudhi Sancoyo (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kesempatan berbisnis di sektor pariwisata akan dilindungi regulasi. Pemerintah juga memberi dukungan pada pengembangan desa wisata.

“Kami tengah menyusun raperda pemberdayaan desa wisata di Jawa Tengah. Butuh banyak masukan dari pengelola yang sudah lebih dulu berkecimpung. Nantinya, produk hukum ini akan mendampingi secara regulasi bagi starter up pelaku usaha wisata, khususnya para pemuda dengan berbagai inovasinya,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Yudhi Sancoyo di sela kunjungan kerjanya di Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu, Tawangmangi, Rabu (9/5) lalu.

Ia mengatakan perlunya regulasi pemberdayaan wisata lokal untuk mendorong geliat pelaku usaha baru di bidang tersebut. Knjungannya ke salah satu obyek alam eksotis lereng Lawu kemarin untuk menjaring informasi dari pengelola obyek wisata.

Di desa berpotensi alam, bisnis pariwisata dinilai lebih menjanjikan daripada bercocok tanam. Yudhi mengatakan keberhasilan Pemdes Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten patut dicontoh daerah lain. Sumber daya air yang dimilikinya mampu dikemas menjadi wahana populer, seperti kolam renang, selfi underwater hingga perikanan. Pendapatan tahunan Pemdes tersebut mencapai Rp 11 miliar.

“Pendapatan hanya di sektor wisatanya fantastis. Belum lagi pendapatan APBDes Rp 5 miliar. Ini BUMDes terkaya di republik ini,” katanya.

Di TWA Grojogan Sewu, seharusnya bisa mengunggulinya karena tak kalah berpotensi. Selain sumber daya air melimpah, juga hutan raya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge