0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Erupsi Gunung Merapi, Belasan Pendaki Luka-Luka

Pendaki Gunung Merapi kelelaahan di Basecamp Barameru,mereka mengaku panik dan ketakutan saat erupsi terjadi ()

Boyolali — Ratusan pendaki terposisi masih berada di Pasar Bubrah saat Erupsi Gunung Merapi terjadi. Tim relawan Barameru langsung melakukan penjemputan ke atas. Sementara tercatat ada 17 pendaki yang mengalami lecet dan memar karena ketakutan dan terjatuh.

Raut wajah kelelahan dan ketakutan masih terlihat diwajah pendaki yang sudah sampai di Basecamp Barameru, Selo, Boyolali. Mereka mengaku panik dan ketakutan saat Merapi mengeluarkan awan panas dan suara gemuruh sangat keras.

“Ya takut sekali, tadi kita pas foto-foto, tiba-tiba melihat awan panas membumbung tinggi, langsung lari, semua yang di Pasar Bubrah panik dan ketakutan,” kata Wawan, pendaki asal Klaten ditemui di Basecamp Barameru, Jumat (11/5) siang.

Sementara itu, salah satu pendaki, Bara, mengalami keseleo di kakinya saat berusaha lari. Bara bersama dengan teman-temanya langsung mengemasi barang bawaan.

“Pokoknya kita langsung turun, takut kalau benar-benar meletus,” ujarnya kelelahan.

Dari data di Basecamp Barameru, tercatat ada 160 pendaki yang berada di atas. Para pendaki ini naik ke Gunung Merapi pada Rabu-Jumat.

“Kita terus memonitor pendakian, semua pendaki harus turun hari ini,” kata Kepala Seksi Wilayah 2 Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Singgih Rubi Setyanto.

Selain itu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, jalur pendakian Gunung Merapi ditutup sementara.

“Iya ditutup, sampai batas waktu yang ditentukan,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge