0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pasca Erupsi Merapi, Aktivitas Warga Kembali Normal

Letusan Freatik Gunung Merapi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pasca erupsi Freatik Gunung Merapi, aktivitas warga di wilayah Selo, Boyolali, kembali normal. Meski masih merasakan panik dan ketakutan setelah melihat awan panas membumbung tinggi disertai dengan suara gemuruh.

“Suaranya menakutkan kayak helikopter hururukk hururruk, sempat mau lari juga, sampai nangis saya saking takutnya,” kata Wahyuni, warga Selo, Jumat (11/5).

Diakui Wahyuni, yang bekerja di warung makan, saat terjadi letusan, dirinya sedang memasak. Saat itu, melihat warga yang ada di Pasar Selo pada berhamburan keluar dan ketakutan. Setelah dilihat ternyata Merapi mengeluarkan awan panas.

“Tadi kita sempat mau tutup warungnya dan pulang, tapi setelah tenang, akhirnya jualan lagi,” tambahnya.

Hal yang sama juga diungkapkan pemilik warung bakso, Sukarti, yang mengaku sampai gemetaran melihat awan panas dan suara gemuruh.

“Takut saya, masih trauma dengan letusan dulu,” imbuhnya.

Di sisi lain, Camat Selo Jarot Purnomo, pihaknya sudah melakukan imbauan pasca letusan Gunung Merapi agar warga tetap tenang dan waspada. Saat ini, pihaknya masih siaga. Disinggung dampak letusan, Jarot mengaku diwilayahnya tidak ada yang terdampak letusan, seperti hujan abu. Termasuk tiga desa yang berada di Kawasan Rawan Bencana Gunung Merapi, yaitu Klakah, Jrakah dan Tlogolele.

“Tidak ada yang terdampak, tapi kita minta untuk tetap waspada,” tambahnya.

Sementara itu, di Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, penduduk sudah siaga. Sejumlah kendaraan pick up milik warga, sudah disiagakan di jalan-jalan kampung.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge