0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cambridge Analytica Tutup Setelah Skandal Facebook

Cambridge Analytica. (nymag.com)

Timlo.net—Perusahaan Cambridge Analytica dituduh menyalahgunakan data yang mereka peroleh dari Facebook. Hal ini membuat kedua perusahaan itu terlibat dalam masalah. Facebook sendiri memutuskan akses Cambridge Analytica ke data sosial media itu.

Sebagian besar kemarahan masyarakat sepertinya ditujukan kepada Facebook. Kemungkinan karena sosial media itu mengizinkan hal ini terjadi. Tapi pada akhirnya, Cambridge Analytica yang mengalami kerugian paling besar. Perusahaan itu pada akhirnya tutup, tulis Ubergizmo.

Tidak hanya Cambridge Analytica yang ditutup. Tapi SCL Group, induk perusahaan Cambridge Analytica juga tutup. Hal ini dikonfirmasi oleh Nigel Oakes, pendiri perusahaan itu kepada the Wall Street Journal. Situs Cambridge Analytica juga memuat rilis pers terkait penutupan perusahaan itu.

“Walaupun keyakinan Cambridge Analytica yang tidak goyah jika para pegawainya telah bertindak secara etis dan sesuai hukum, pandangan yang sekarang didukung sepenuhnya oleh laporan Mr. Malin, kepungan pemberitaan media telah membuat semua pemasok dan pelanggan perusahaan secara virtual pergi. Sebagai hasilnya, diputuskan jika tidak mungkin untuk terus menjalankan bisnis ini, yang membuat Cambridge Analytica tidak punya pilihan realistis lainnya kecuali menutup perusahaan,” tulis perusahaan itu dalam rilis pers, Rabu (2/5) waktu setempat.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge