0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Warganet Tanggapi Intimidasi yang Dialami Susi Ferawati di CFD

Susi Ferawati. (youtube.com)

Timlo.net—Sebuah video menjadi viral di sosial media mulai Minggu (29/4). Video itu memperlihatkan seorang ibu muda dan seorang anak. Sang ibu mengenakan kaos putih bertuliskan #DiaSibuKerja.

Dalam video terlihat para pria mengerumuni ibu dan anak tersebut yang tengah berjalan. Seorang pria terlihat mengibaskan uang di depan ibu tersebut. “Sawer-sawer,” terdengar suara pria lain.

“Kita nggak takut, kita benar, Masha Allah, ibu-ibu kalian perlakukan seperti ini, musibah apa kalian,” kata sang ibu. Sang anak yang di sampingnya justru tambah menangis. Sang ibu itu terlihat begitu marah. Di tengah-tengah kerumunan, seorang pria yang mengenakan kaos #209GantiPresiden tampak mendekati dan menenangkan ibu tersebut.

Video itu juga dibagikan oleh Tsamara Amany Alatas, ketua DPP PSI dan pegiat media sosial dalam akun Twitternya. Dia menulis dalam caption, “Saya salut dengan seorang Ibu yang menggunakan kaos #DiaSibukKerja dalam video ini. “Kita tidak akan pernah takut!” katanya. Lawan intimidasi!!!”

Belakangan terungkap jika sang ibu bernama Susi Ferawati. Dia menuliskan pengalaman buruknya itu dalam akun Facebooknya.

“Pengalaman hari ini..Masya Allah…
Berani karena BENAR!!
Dan Allah pasti akan membalas perbuatan mereka tanpa mereka sadari!!
Semoga mereka termasuk orang-orang yang selamat
Sabar ya Nak…ini adalah suatu pembelajaran hidup dalam bersosialisasi!
Suatu hari..kamu yang jadi Presiden-nya!!,” tulisnya.

Sebuah tagar #KitaTidakTakut menanggapi kejadian ini menjadi trending topic di Indonesia. Bahkan saat artikel ini ditulis, tagar itu menduduki posisi kedua.

“#KitaTidakTakut persrkusi harus dilawan,” komentar seorang pengguna Twitter.

“Mau pro ganti presiden atau kagak, terserah itu hak seluruh warga Indonesia, tapi apapun dalihnya tindakan memgitimidasi dan mempersekusi yang berbeda pilihan itu sikap barbar pengecut. bikin Jijik #KitaTidakTakut,” komentar pengguna lainnya.

“Bagamana perasaanmu ketika melihat Ibumu disentuh2, dikibas-kibasin duit 100rb, dan dililecehkan di tempat umum oleh gerombolan para lelaki di depan matamu? Aku kira hanya manusia yang mati nuraninya jika dia tidak bereaksi apa2,” komentar yang lain.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge