0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ngeri, Anak Bunuh Ibu Kandung dengan Bendo

Kabag Ops Polres Klaten, Kompol Rochadi Pamungkas menunjukkan senjata tajam bendo yang dipakai untuk membunuh (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Dwi Budiyanto (33) warga Dukuh Pepe RT 06/RW 03, Desa Pepe, Kecamatan Ngawen, Klaten tega membunuh ibu kandungnya sendiri, Juwariyah (60), di kediamannya sendiri, Minggu (29/3) malam. Putra bungsu dari korban atau pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Pelaku Dwi Budiyanto (33), anak atau putra kandung dari korban ini dalam kondisi sakit jiwa. Sekarang sudah dibawa ke RSJD Soedjarwadi Klaten untuk dilakukan pemeriksaan tentang kondisi kejiwaannya,” kata Kabag Ops Polres Klaten Kompol Rochadi Pamungkas, saat konferensi pers di Mapolres Klaten, Senin (30/4).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Suardi Jumaing menjelaskan, peristiwa sadis tersebut pertama kali diketahui oleh suami korban atau ayah kandung pelaku, Rohmat (62). Pulang dari acara hajatan di rumah tetangga sekitar pukul 21.00 WIB, dia mendapati istrinya sudah dalam keadaan bersimbah darah.

“Saksi menemukan korban dalam keadaan kepala putus atau terpisah dari badannya di depan kamar utama atau ruang tamu rumah. Kemudian dia berteriak- teriak minta tolong ke warga,” jelasnya membeberkan kronologis kejadian.

Menerima laporan warga, pihaknya lantas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Warga setempat yang sudah berhamburan di rumah korban mendapati pelaku duduk di kursi di teras rumah. Polisi pun langsung mengamankan pelaku dan menyita sebilah bendo sebagai barang bukti.

“Saat kita datang ke TKP, tidak ada perlawanan dari pelaku. Kemudian kita mengamankan pelaku untuk dibawa ke RSJD Soedjarwadi Klaten. Sedangkan korban korban kita bawa ke  RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk diperiksa dan dimandikan hingga pukul 05.00 WIB pagi. Setelah itu diantarkan ke rumah duka,” papar AKP Suardi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge