0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gampang Marah Saat Cuaca Panas? Ini Alasannya!

Marah. (pastordaveonline.org)

Timlo.net—Kita semua merasa panas dan gampang marah selama musim kemarau. Sekarang kita punya teori kenapa hal itu terjadi. Sebuah tim dari Polandia mengadakan penelitian untuk menemukan hubungan antara suhu yang tinggi dan tingkat stres. Hal ini adalah sesuatu yang membuat para ahli bingung selama bertahun-tahun.

Penelitian itu mengungkap jika jumlah kortisol, yaitu hormon stres rendah pada musim dingin. Suhu panas membuat hormon itu naik. Ini bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat karena kortisol penting untuk meregulasi garam, gula juga cairan di sepanjang tubuh, tulis Times of India.

Patofisiologis Dr. Dominika Kanikowska dari Poznan University of Medical Sciences terkejut melihat lebih banyak kortisol tersebar di dalam tubuh selama cuaca yang hangat. Dia berkata, “Penemuan non-intuitif itu menemukan jika berlawanan dengan konsep tradisional jika musim dingin berat untuk tubuh dan tubuh rileks selama musim panas.”

Sampel data pertama sebenarnya berasal dari statistik kriminal. Dan bagaimana data itu dihubungkan dengan cuaca. Penelitian itu menunjukkan jika kekerasan para kriminal naik saat cuaca lebih hangat. Banyak teori menghubungkan suhu yang panas dengan naiknya detak jantung, testoteron dengan reaksi metabolis, memicu sistem saraf simpatetik.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge