0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Review Film: Sebagus Apakah Avengers Infinity War?

Poster "Avengers: Infinity War". (aceshowbiz. )

Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo

Tayang: 25 April 2018

Genre: Aksi, Fantasi, Fiksi Ilmiah

Durasi: 2 jam 29 menit

Pemeran: Chadwick Boseman, Chris Evans, Chris Hemsworth, Chris Pratt, Robert Downey Jr, Josh Brolin, Benedict Cumberbatch, Tom Holland, Elizabeth Olsen, Scarlet Johansson, Zoe Saldana dan banyak lagi

Sinopsis:

Para anggota Avengers dan Guardians of the Galaxy bersatu untuk menghentikan rencana Thanos mengumpulkan enam batu Infinity Stone. Jika keenam batu itu terkumpul, Thanos berencana menggunakannya untuk menghancurkan setengah populasi alam semesta.

Ulasan:

Film “Avengers: Infinity War” dan Avengers keempat bisa dikatakan sebagai puncak dari semua film Marvel sebelumnya. Dan “Infinity War” adalah pembuka dari puncak itu. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana para penulis naskah film ini akan menyatukan puluhan pahlawan super dan penjahat super dalam satu film? Beberapa pahlawan super dalam film “Infinity War” pernah tampil dalam film tersendiri dan memperoleh tempat dalam hati para penonton. Menurut saya, ini adalah pekerjaan sulit dan menantang untuk seorang penulis.

Yang menarik, dua penulis naskah film ini Christopher Markus dan Stephen McFeely berhasil mengatasi tantangan ini. Jalan cerita film ini mengalir dengan lancar. Dari awal hingga akhir, jalan cerita film terkesan alami, menarik, membuat penasaran dan tidak membosankan. Padahal durasi film ini mencapai 2 jam 29 menit. Kecepatan alur cerita juga terasa pas. Tidak terlalu cepat, tidak terlalu lama sehingga penonton bisa meresapi setiap bagian cerita dengan baik.

Kedua penulis juga berhasil memadukan para pahlawan super ini ke dalam cerita dengan baik. Masing-masing pahlawan super tetap terlihat dengan karakternya yang utuh, sesuai ciri khas mereka. Para pahlawan kita dibagi dalam beberapa kelompok. Dan interaksi di antara anggota kelompok ini lucu dan menarik untuk ditonton. Yang menarik, kelompok-kelompok yang ada dengan apiknya saling berpadu, berganti dan bergabung kembali.

Salah satu hal menarik lainnya adalah bagaimana Marvel menjawab keluhan para kritikus film. Para kritikus sebelumnya mengeluhkan jika film-film Marvel kekurangan sosok penjahat yang kuat untuk film “Avengers”. Ultron dianggap sebagai sosok penjahat yang mengecewakan. Sepertinya Marvel berhasil menjawab kritikan ini dengan menghadirkan sosok Thanos. Semua berita yang sudah saya baca soal Thanos di media rupanya sesuai fakta. The Mad Titan ini mungkin merupakan penjahat terkuat dan terpintar yang pernah dihadapi para pahlawan Marvel. Sulit untuk menggambarkan sosok penjahat yang satu ini dengan beberapa kalimat singkat.

Selain jalan cerita dan interaksi karakter yang alami dan menarik, adegan aksi dalam film ini juga bagus. Russo bersaudara dan dua penulis menata adegan aksi dengan cara yang apik. Mereka bisa menggabungkan kekuatan para pahlawan super menjadi sebuah perpaduan aksi yang menarik. Sayangnya, melihat “Infinity War” mirip dengan melihat mimpi buruk kita menjadi kenyataan. Saya kira bukan hanya mimpi buruk para penonton, tapi juga para karakter dalam film ini. Selama ini para penggemar selalu bertanya siapa karakter yang mati dalam film ini. Mungkin pertanyaan yang tepat adalah siapa saja karakter dalam film ini yang selamat. Akhir cerita dalam film ini terkesan seperti mimpi. Lebih tepatnya mimpi buruk. Dan satu-satunya cara untuk tahu jika yang kita lihat adalah mimpi atau kenyataan adalah dengan menunggu film keempat tayang.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge