0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diduga Sebar Konten Ujaran Kebencian di Grup WA, Seorang Dokter Dipolisikan

ilustrasi (sumber: Pixabay)

Wonogiri — Diduga menyebarkan konten ujaran kebencian melalui grup Whatsapp (WA), seorang dokter di Wonogiri dipolisikan. Dokter yang berinisial MT tersebut dinilai telah mendiskreditkan PDIP Wonogiri. Kini kasus tersebut sudah masuk dalam tahap penyidikan kepolisian resort Wonogiri.

“Konten yang diduga disebarkan oleh dr MT berupa gambar yang disertai kalimat provokatif. Dimana disebutkan PDIP tidak butuh suara umat Islam dan kalimat itu seolah-olah diucapkan oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri, karena ada tulisan menyebut nama Ketum. Gambar juga disertai lambang partai pendukung, yakni PKB, Golkar, PPP, Hanura, Nasdem, dan Perindo,” ungkap Sekretaris DPC PDIP Wonogiri Setya Sukarno saat dikonfirmasi awak media, Jumat (27/4).

Dia menjelaskan, dalam konten negatif itu, kalimat yang dilontarkan dapat mempengaruhi citra PDIP dan membentuk sebuah opini publik bahwa PDIP adalah partai anti Islam.

“Padahal, kami ini merupakan partai yang merangkul semua agama dan berideologi Pancasila. Dan kalimat itu jelas sekali merugikan,” kata Ketua DPRD Wonogiri ini.

Lebih lanjut dikatakan, awal mula dirinya mengetahui adanya konten negatif itu pada 8 Januari silam. Kala itu dirinya berbincang-bincang dengan salah seorang pejabat Wonogiri dalam perjalanan pulang selepas kunjungan kerja dari luar Jawa. Tanpa sengaja, si pejabat tersebut membuka grup WA kalangan dokter di Wonogiri dan menemukan gambar dengan kalimat provokatif. Sontak Setyo kaget bercampur geram karena melihat konten yang diduga disebarkan oleh dr MT itu. Lalu secara seksama gambar itu diperiksanya berulangkali.

“Dengan adanya temuan itu maka kami bahas di internal PDIP Wonogiri lalu melaporkan dr MT ke polisi pada Selasa (17/4) lalu,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge