0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Begini Cara Pemkab Wonogiri Mengatasi Kekeringan

Ilustrasi kekeringan ()

Wonogiri — Tahun ini, Pemkab Wonogiri akan menggelontorkan anggaran puluhan miliar untuk mengatasi kekeringan di empat kecamatan khususnya di Wonogiri bagian selatan. Namun sebagian besar anggaran akan diarahkan untuk memaksimalkan Sumber Waru di Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito.

“Anggarannya sebesar Rp 10 miliar, untuk mengatasi kekeringan di wilayah selatan sebagai solusi permanen,” ungkap Bupati Wonogiri Joko Sutopo baru-baru ini.

Bupati menjelaskan, anggaran itu akan dialokasikan di empat kecamatan yakni Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Pracimantoro dan Eromoko. Dengan perincian Rp 6 Miliar di antaranya akan diarahkan untuk memaksimalkan Sumber Waru di Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito.

Sedangkan, dana sebesar Rp 1 miliar lainnya diarahkan untuk mengatasi kekeringan di Kecamatan Giritontro, dan Rp 1 miliar lagi untuk Desa Basuhan, Kecamatan Eromoko, lalu sisanya akan digunakan untuk pembuatan sumur-sumur artesis.

Selain itu, pihaknya akan mengarahkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) ke Wonogiri selatan.

“20 Titik Pamsimas akan dibawa ke selatan. Dipadukan dengan APBD yang telah kami anggarkan,” terangnya.

Kepala Desa Petirsari, Kecamatan Pracimantoro Widodo mengatakan, sebagian besar wilayah desanya masih kekurangan air ketika kemarau tiba. Hanya tiga dusun yang terjangkau jaringan air bersih dari Luweng Songo di Desa Sumberagung. Ketiganya adalah Dusun Wora-wari, Dayakan, dan Telagasari.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge