0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

dr Agung Susanto Raih Gelar Doktor ke 343 UNS

Dr Agung Susanto saat mempertahankan disertasinya (timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Dr Agung Susanto meraih gelar Doktor Prodi Ilmu Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) ke 343 dan ke 8 prodi Ilmu Kedokteran dengan nilai 3,79 Cumlaude. Doktor diraih setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Peran Propolis sebagai Antiinflamasi dan antioksidan terhadap Fibrosis Interstisial pada Unilateral Ureteral Obstruction Tikus Putih Jantan Sebagai Model Penyakit Ginjal Kronik, di Kampus UNS, Solo, Rabu (25/4).

“Penelitian tentang penyakit ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia,” ungkap dr Agung dihadapan tujuh penguji yang dipimpin oleh Direktur Pascasarjana UNS Prof  Furqon Hidayatullah.

Agung mengemukakan, progresifitas PGK ditandai dengan hilangnya sel ginjal dan digantikan dengan matriks ekstraseluler. Kerusakan progresif pada PGK akan meningkatkan sintesis mediator inflamasi/ stress oksidatif. Propolis yang memiliki peran biologis sebagai antiinflamasi maupun antioksidan diharapkan mampu menghambat progresifitas kerusakan PGK ditingkat seluler, jaringan maupun klinis.

Metode penelitian ini, menurut Agung, sudah dipraktekan di hewan tikus putih jantan, sebanyak 32 ekor tikus putih jantan dibagi secara acak dalam empat kelompok. Kelompok 1 sebagai kontrol negatif, kelompok 2 tikus dengan Unilateral Ureteral Obstruction (UUO), kelompok 3 tikus dengan  Unilateral Ureteral Obstruction (UUO),  diberi EEP 50mg/kgBB, kelompok 4 tikus dengan Unilateral Ureteral Obstruction (UUO),  diberi EEP 100mg/kgBB. Tikus diukur tekanan darahnya setiap Minggu. Tikus dikorbankan 30 hari setelah perlakuan dan diperiksa HMGB-1, Caspase-1, E+selektin, TGF-B1, MDA, Fibrosis Interstisial dan glomerulosklerosis.

“Hasilnya EEP secara signifikan menurunkan ekspresi HMGB-1, Caspase-1, E-selektin, TGF-B1 dan MDA pada tingkatan molekuler, menurunkan Fibrosis Interstisial pada tingkatan jaringan, menurunkan tekanan darah tingkatan klinis,” jelasnya.

Agung mengatakan, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme ekstra etanol isolat Propolis (EEP) gunung Lawu dan menghambat Fibrosis Interstisial dan glomerulosklerosis pada Unilateral Ureteral Obstruction (UUO),  tikus putih jantan sebagai model PGK ditingkat molekuler, jaringan dan klinis.

Dr Agung Susanto saat mempertahankan disertasinya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge