0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Agar Tak Terjerat Rentenir, Pedagang Kecil Diberikan Kredit Tanpa Agunan

Launching Kredit BPR BKK Air dan Kredit Sayang Mikro (KSM) (timlo.net/raymond)

Sragen – Pemkab Sragen bersama PD BKK Karangmalang melaunching Kredit BPR BKK Air dan Kredit Sayang Mikro (KSM). Kedua produk ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sragen.

“Kalau produk Kredit BKK Air bertujuan untuk pengembangan infrastruktur air minum dan sanitasi. Sedangkan Kredit Sayang Mikro bertujuan untuk membantu usaha mikro masyarakat dengan syarat relatif mudah dan bunga yang bersaing,” kata Dirut BPR BKK Karangmalang, Raji, Rabu (25/4).

Usai acara launching yang dilakukan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Pendopo Sumanegaran, Raji menyampaikan, KSM sengaja digulirkan untuk menanggulangi masyarakat usaha kecil dari jeratan rentenir. Kredit ini diberikan mulai Rp 2 juta tanpa agunan.

“Makanya kita berikan layanan yang mudah dan cepat, bila syaratnya legkap dalam dua jam sudah bisa cair. Kredit ini diberikan sampai Rp 2 juta itu tanpa agunan. Tapi kalau sampai Rp 5 Juta baru pakai agunan,” jelas Raji.

Kepada wartawan dia menjelaskan, sasaran dari KSM ini adalah para pedagang yang ada di pasar-pasar tradisional yang termasuk pedagang kecil seperti, pedagang oprokan, pedagang sayur, kuli panggul pasar dan lainnya. Mereka bisa ikut dalam KSM ini dengan syarat harus bersedia menabung setiap hari.

“Jadi menabung tiap hari, petugas datang untuk narik tabungan. Jadi nanti tiap bulan bisa langsung mengangsur sesuai nilai pinjamannya. Bunganya sangat ringan sekali,” terangnya.

Sedangkan Produk Kredit BPR BKK Air dítujukan untuk kelompok pengelola air minum dan sanitasi di perdesaan, atau biasa disebut BPSPAMS (Badan Pengeloia Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi), yang terbentuk dalam Program Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi).

Sragen saat ini memiliki 123 BPSPAMS yang tersebar di 20 kecamatan sejak tahun 2008. Melalui Program Pamsimas, pemerintah memberikan stimulan pada masyarakat untuk mengembangkan sistem air minum perpipaan di perdesaan.

Sementara, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, kredit air ini salah satu cara untuk mencapai target universal penyedia sarana air bersih untuk masyarakat tahun 2019. Pasalnya kalau hanya mengandalkan bantuan pemerintah, maka target itu tidak bisa dipenuhi sehingga diharapkan pihak perbankan ikut andil untuk membiayai.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge