0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pilkada Serentak

Medagri: Pemerintah akan Tindak Tegas ASN Tidak Netral

Mendagri Tjahjo Kumolo (sumber: http://www.kemendagri.go.id)

Timlo.net — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta aparatur sipil negara (ASN) tetap bersikap netral dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada)  serentak tahun 2018.

Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya yang dibacakan Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jefrison Riwu Kore pada HUT Otonomi Daerah (Otda) Kota Kupang ke-22 di Kupang, Rabu (25/4), mengatakan, pada tahun 2018 akan dilaksanakan Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018.

Pilkada berlangsung di 171 daerah di Indonesia terdiri atas 17 provinsi dan 115 kabupaten serta 39 kota.

“Kepada seluruh aparatur sipil negara saya ingatkan untuk menjaga netralitas selama berlangsungnya kegiatan Pilkada ini,” kata Mendagri.

Ia menambahkan, pemerintah tidak akan sungkan memberikan tindakan tegas terhadap setiap aparatur sipil negara tidak netral dengan menjadi tim sukses salah satu pasangan calon yang maju dalam perhelatan Pilkada serentak tahun 2018.

Mendagri mengatakan, pemberian sanksi tegas dilakukan terhadap ASN yang menjadi tim sukses calon kepala daerah, menjadi juru kampanye serta memberikan bantuan fasilitas untuk melakukan kampanye terhadap pasangan calon kepala daerah tertentu.

“ASN tidak boleh memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada karena berdampak pada tidak netralinya ASN dalam Pilkada,” tegas Mendagri.

Tjahjo Kumolo berharap pasangan calon kepala daerah serta pendukung para pasangan calon kepala daerah tetap menjaga ketenteraman masyarakat dengan tidak menyerang maupun menghujat pasangan calon lainnya selama pilkada berlangsung.

Mendagri mengatakan, momentum Pilkada jangan dijadikan sebagai ajang menyerang serta menghujat antara pasangan calon demi menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat.

“Jadikan masa kampanye sebagai ajang menyampaikan ide dan gagasan yang cerdas dan konstruktif untuk kepentingan pembangunan daerah,” harap Mendagri.

Pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018 di Provinsi NTT berlangsung di 10 kabupaten yaitu Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Alor, Sikka, Ende, Nagekeo, Manggarai Timur, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah dan Timor Tengah Selatan.

Pemilihan kepala daerah yang berlangsung di 10 kabupaten di provinsi berbasis kepulauan ini akan dilaksanakan secara bersamaan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2018-2023.

Sumber: Antara

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge