0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tergiur Motor Murah, PNS Pemkot Solo Ditipu Mentah-Mentah

Tersangka penipuan saat diamankan polisi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Lantaran tergiur dengan harga motor murah, seorang PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terjebak aksi penipuan. Tak tanggung-tanggung, uang yang digasak pelaku aksi tipu-tipu, Adi (47), warga Pasar Kliwon, Solo mencapai puluhan juta rupiah.

“Korban kebobolan hingga Rp 34 juta,” terang Pelaksana Harian Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Sutoyo, Selasa (24/4) siang.

Dalam menjalankan aksi kejahatannya, tersangka mencatut nama leasing terkemuka. Dia juga menggunakan nama lain Riko Sitinjak. Pertemuan antara korban dan pelaku terjadi pada 5 April lalu di kantor kerja korban di lingkungan Balaikota Solo.

Waktu itu, tersangka menawarkan motor jenis Honda Beat seharga Rp 4 juta dan Yamaha N-Max seharga Rp 13 juta. Karena bujuk rayu dari tersangka yang mengaku sebagai salah satu karyawan leasing, korban akhirnya tergiur untuk mentransfer sejumlah uang.

“Korban mentransfer kepada tersangka sebanyak empat kali dengan total Rp 34 jutaan,” jelas AKP Sutoyo.

Akan tetapi, janji tersangka tidak dipenuhi untuk memberikan motor yang telah dia beli dengan harga murah tersebut. Parahnya lagi, tersangka susah dihubungi dan mematikan telepon genggam miliknya.

Merasa menjadi korban penipuan, korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

Dari hasil laporan itulah, polisi melakukan tindak lanjut dengan melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, tersangka bukalah seorang karyawan leasing dan menggunakan modus tersebut untuk melancarkan aksi penipuannya.

Dari hasil penangkapan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, bukti transfer dari korban terhadap tersangka dan buku tabungan Bank Mandiri Syariah yang digunakan tersangka untuk menerima uang transferan dari korban.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman penjara empat tahun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge