0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ribuan Pengemudi Online Demo, Ingin Statusnya Dilegalkan

Timlo.net – Pemerintah didesak segera melegalkan posisi pengemudi online. Hal itu mengemuka dalam aksi yang digelar oleh pengemudi online di Jakarta, Senin (23/4).

“Kita ingin segera dilegalkan sehingga jelas posisi kami,” kata Perwakilan Perkumpulan Pengemudi dan Jasa Darling Indonesia (PPJDI), Ahmad Syafei, dalam rapat dengar pendapat dengan komisi V DPR RI.

Saat berlangsungan RDP dengan komisi V juga dibarengi dengan demo ribuan pengemudi online di jalan Gatot Subroto tepat di depan kompleks DPR RI Senayan.

Lebih lanjut Ahmad Syafei mengeluhkan status yang belum jelas bagi para pengemudi online ini karena banyaknya intimidasi yang dilakukan oleh pelaku jasa transportasi konvensional.

“Kami ingin negara harus ikut campur dalam persoalan ini. Kami juga bagian dari anak bangsa,” kata Ahmad.

Selain persoalan legalitas para pengemudi juga mengeluhkan soal besaran tarif yang ditentukan oleh aplikator sengat sangat rendah. Hal ini tambahnya sangat merugikan para pengemudi transportasi.

“Mereka (aplikator) tak punya kewenangan bisa menentukan tarif. Apa dasarnya mereka tentukan tarif,” kata Ahmad.

Dalam kesempatan itu Ahmad juga mendesak juga agar aplikator tidak setiap hari menerima pengemudi online lagi.

“Kami ingin aplikator moratorium penerimaan pengemudi online lagi,” kata Ahmad.

Rapat dengar pendapat dengan pemerhati trasportasi dan komisi V ini untuk menjaring masukan bagi revisi undang-undang angkutan jalan raya dan khususnya pengaturan soal transportasi online.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge