0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terbukti Bersalah, Wali Kota Tegal Divonis Lima Tahun

ilustrasi (sumber: PxHere)

Timlo.net – Wali Kota nonaktif Tegal, Siti Masitha, divonis bersalah dalam sidang kasus suap berkaitan dengan jabatannya. Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan hukuman penjara lima tahun kepada terdakwa.

Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Antonius Widjantono dalam sidang, Senin (23/4), lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 7 tahun penjara.

Selain hukuman badan, Masitha juga dijatuhi hukuman denda Rp200 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama 4 bulan.

“Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” katanya.

Menurut dia, terdakwa dengan sengaja melibatkan Amir Mirza Hutagalung, mantan Ketua Partai Nasdem Kabupaten Brebes yang juga pernah menjadi ketua tim pemenangan Siti Masitha saat menjadi wali kota dalam pengambilan berbagai kebijakan di pemerintaha, seperti soal proyek dan mutasi jabatan.

Total suap yang ditujukan kepada Masitha melalui Amir Mirza mencapai sekitar Rp7 miliar.

Namun, menurut hakim, Masitha hanya menikmati secara langsung sebesar Rp500 juta.

Suap yang dinikmati secara langsung tersebut, antara lain, dipergunakan untuk pengobatan di RS Siloam Jakarta, pemberian uang untuk pengambilan formulir pendaftar di Partai Golkar, dan Partai Hanura.

Atas uang yang dinikmati tersebut, Siti sudah mengembalikan sebesar Rp85 juta kepada penuntut umum.

Dalam putusannya, hakim juga menolak tuntutan jaksa agar hak politik Masitha dicabut selama 4 tahun.

Hak menilai tuntutan tersebut tidak disertai dengan alasan kuat.

Atas putusan tersebut, Masitha langsung menyatakan menerima, sementara jaksa masih menyatakan pikir-pikir.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge