0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ingin Konsentrasi, Jokowi Tak Ingin Terganggu Survei Elektabilitas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (sumber: setkab.go.id)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait banyaknya survei yang dilakukan oleh lembaga survei jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Jokowi ingin agar kerjanya dalam memimpin pemerintahan dengan beragam program yang dicanangkan tak direcoki urusan elektabilitas.

Purbalingga, 23/4 (Antara) – Presiden Joko Widodo menginginkan agar kerjanya dalam memimpin pemerintahan dengan beragam program yang dicanangkan tak direcoki urusan elektabilitas terkait dengan pemilu mendatang. Menurutnya, masih banyak program yang sampai saat ini belum rampung.

“Saya masih fokus konsentrasi pada pekerjaan-pekerjaan yang banyak yang belum selesai, enggak usah direcoki dengan urusan elektabilitas,” kata Jokowi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (23/4).

Oleh karena itu, ia meminta kesempatan agar bisa tetap berkonsentrasi pada pekerjaannya itu hingga akhir masa kerjanya rampung pada 2019.

Namun, ia tampak tersenyum saat awal ditanya terkait dengan terus melonjaknya elektabilitas dan popularitas dirinya di kalangan masyarakat.

Dalam beberapa survei dari lembaga survei nasional dapat diketahui elektabilitas Jokowi yang terus naik dibandingkan dengan elektabilitas lawan-lawan politiknya, khususnya Prabowo.

Survei Cyrus Network misalnya menunjukkan elektabilitas Jokowi 58,5 persen sementara Prabowo hanya 21,8 persen.

Survei serupa yang dilakukan oleh Polcomm Institute yang diumumkan Maret 2018 menunjukkan elektabilitas Jokowi lebih tinggi daripada Prabowo.

Bahkan, untuk survei yang dilakukan Litbang Kompas juga menunjukkan hasil responden yang memilih Jokowi apabila pilpres digelar saat ini mencapai 55,9 persen.

Angka itu meningkat dibandingkan dengan enam bulan sebelumnya, elektabilitas Jokowi masih 46,3 persen.

Sementara itu, potensi keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 14,1 persen, turun dari hasil survei enam bulan lalu yang merekam angka 18,2 persen.

Pada kesempatan tinjauannya ke Bandara JB Soedirman Purbalingga, Presiden didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge