0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Perbaikan Air Mancur Molor, Pengunjung Taman Pelangi Gembos 50 Persen

Suasana tstj malam hari sejak taman pelangi beroperasi (foto: Rosyid)

Solo — Sempat membukukan kunjungan rekor di penghujung 2017, performa Taman Pelangi yang beroperasi di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) melempem tiga bulan terakhir. Direktur PT Cikal  Bintang Bangsa, Agung Riyadi mengaku tingkat kunjungan rata-rata harian merosot hingga 50 persen dari sebelumnya.

“Bisa dihitung sendiri berapa pendapatan yang hilang,” kata Agung, Minggu (22/4).

Menurunnya tingkat kunjungan di Taman Pelangi dimulai sejak perbaikan air mancur menari awal Februari lalu. Taman Pelangi sempat menarik minat 60 ribu pengunjung sepanjang Januari atau 2 ribu kunjungan setiap harinya. Catatan yang cukup membanggakan mengingat kunjungan TSTJ tidak pernah setinggi itu sejak pertama kali dibuka. Agung mengaku sejak Februari lalu angka tersebut terus menurun.

“Sekarang jadi 250 orang per hari,” kata dia.

Awal Februari lalu, Agung mengatakan Taman Pelangi akan menonaktifkan sementara Air Mancur Menari yang berada di danau TSTJ. Air mancur tersebut memang sempat beberapa kali mengalami malfungsi selama Januari. Namun Agung mengklaim tidak ada masalah dengan air mancur tersebut.

“Kemarin memang sempat mati karena genset-nya tidak kuat. Yang ini kita perbaiki bukan karena rusak. Cuma mau kita modifikasi supaya pancaran airnya lebih tinggi,” kata dia kepada wartawan penghujung Januari silam.

Sayangnya, perbaikan yang awalnya dijadwalkan hanya sebulan itu molor hingga hari ini. Di saming meningkatkan kinerja air mancur, pengelola juga ingin menyediakan ruang yang memadai untuk penonton. Mereka juga sedang membangun yang menghubungkan pulau di tengah danau TSTJ ke area sekitar danau.

“Apalagi sekarang sering hujan. Jadi menghambat pengerjaan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge