0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bapak dan Anak Tewas Terseret Ombak

ilustrasi (sumber: Pixabay)

Timlo.net — Dua wisatawan tenggelam di Pantai Lembupurwo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, satu orang di antaranya dalam pencarian.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, korban diketahui bernama Suharmanto (42) dan Febriansyah (14), warga Desa Ungaran, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen. Kedua korban merupakan bapak dan anak,” kata Koordinator Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono di Cilacap, Minggu (22/4).

Ia mengatakan kejadian tersebut berawal dari kedatangan keluarga korban yang berjumlah lima orang ke Pantai Lembupurwo pada hari Minggu (22/4), pukul 06.00 WIB.

Mereka selanjutnya bermain air dan mandi di laguna Pantai Lembupurwo meskipun pengelola objek wisata itu telah mengingatkan agar wisatawan tidak mandi atau berenang karena kondisi gelombang tidak bersahabat.

Akan tetapi nahas, Suharmanto dan Febriansyah tenggelam hingga akhirnya hilang dan kejadian tersebut segera dilaporkan keluarga ke pengelola objek wisata sekitar pukul 06.30 WIB.

Pengelola objek wisata segera berkoordinasi dengan tim SAR Pantai Lembupurwo untuk melakukan upaya pencarian dan pertolongan terhadap kedua korban.

Setelah dilakukan pencarian hingga radius 1 kilometer dari lokasi kejadian, korban atas nama Suharmanto ditemukan pada pukul 10.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Puskesmas Mirit untuk menjalani pemeriksaan.

“Sementara korban atas nama Febriansyah masih dalam pencarian. Kami telah memberangkatkan satu regu Basarnas ke lokasi kejadian untuk menggelar operasi SAR dalam rangka pencarian dan pertolongan terhadap korban,” kata Mulwahyono.

Selain dua wisatawan yang tenggelam di Pantai Lembupurwo, kata dia, pihaknya pada Sabtu (21/4) malam menerima informasi dari SAR Brebes mengenai kejadian orang tenggelam di Sungai Glagah, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes.

Menurut dia, peristiwa nahas yang menimpa korban atas nama Suradi, warga Dukuh Satir, Desa Kutamendala, terjadi pada hari Sabtu (21/4), sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam hal ini, kata dia, korban terseret arus saat melintas Sungai Glagah yang alirannya sedang deras.

“Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian dan kami dari Basarnas Pos SAR Cilacap telah memberangkatkan satu regu Basarnas ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban,” katanya.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge