0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terminal Tirtonadi Dikelolakan Pihak Ketiga

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiadi (foto: Ichsan Rosyid)

Solo – Kementerian Perhubungan segera mengadakan lelang investasi pemanfaatan bangunan Terminal Tirtonadi lantai 2 sampai lima. Nilai investasi yang ditawarkan mencapai Rp 119 Miliar dengan masa berlaku 30 tahun. Hanya, Kemenhub sendiri belum mengetahui untuk apa tepatnya pemanfaatan Terminal Tipe A di Solo itu.

“Tergantung pengembangnya nanti mau dimanfaatkan untuk apa,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi saat ditemui di Terminal Tirtonadi, Sabtu (21/4).

Meski dikelolakan ke pihak ketiga, Budi memastikan pembangunan terminal tersebut akan tetap memberi nilai tambah kepada masyarakat. Mengacu Peraturan Menteri Keuangan no.96/PMK.6/2007 tentang Tatacara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan, Penghapusan dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara (BMN), Pemerintah berhak mendapatkan kontribusi tetap dan pembagian keuntungan dari Kerjasama Pemanfaatan (KSP).

“Kemarin kita hitung kontribusi tetap 0,55 persen dan pembagian keuntungan 7,5 persen untuk pemerintah,” kata dia.

Kerja sama tersebut, rencananya berlangsung selama 30 tahun. Setelah itu, fisik terminal yang dibangun investor otomatis menjadi milik pemerintah. Namun Budi cepat menambahkan mitra KSP dapat mengajukan perpanjangan kerja sama.

“Solo ini terminal yang pertama. Dan kemarin peminatnya sudah banyak. Terutama dari BUMN Karya,” kata dia.

Menurut Budi, tingginya minat investor untuk mengucurkan dananya ke Terminal Tirtonadi tak lepas dari lokasinya yang strategis. Dibanding terminal di daerah lain, Tirtonadi bisa dibilang dekat dengan pusat kota sehingga cocok dibangun mall maupun pusat pertokoan.

“Daera-daerah lain umumnya terminal ada di pinggiran kota. Solo ini sangat menarik karena di tengah banget,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge