0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hari Kartini, Ibu-Ibu Ikuti Lomba Mengayuh Becak

Ibu-ibu mengikuti lomba mengayuh becak di Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Peringatan Hari Kartini memicu kreativitas dalam perayaannya. Pun juga di Kota Bengawan, belasan ibu-ibu mengikuti lomba mengayuh becak, Sabtu (21/4) pagi. Dengan mengenakan kebaya, ibu-ibu yang merupakan anggota Komunitas Pejalan Kaki (KPK) Solo ini tampak bersemangat mengikuti lomba yang diselenggarakan di Alun-alun selatan Keraton Kasunanan Surakarta.

“Selain mengenakan kebaya, peserta juga diwajibkan untuk berdandan secantik-cantiknya untuk bisa mengikuti perlombaan ini,” ucjarKetua Panitia Kegiatan, Heni Sulistiyorini.

Selanjutnya, berdasarkan urutan, ibu-ibu ini berlomba mengayuh becak dengan jarak sekitar 100 meter. Mereka juga diharuskan untuk membawa seorang penumpang dalam lomba itu.

Sorakan dan teriakan penonton pecah seketika saat lomba dimulai. Mereka memberikan semangat bagi becak jagoan mereka masing-masing. Kegembiraan dan gelak tawa mewarnai perlombaan unik ini.

 “Kami ingin menunjukkan bahwa mengayuh becak itu tidak bisa dilakukan oleh kaum laki-laki saja. Tetapi, kami sebagai perempuan juga bisa melakukannya. Dan kami ingin meneladani semangat dari Ibu Kartini,” lanjut Heni.

Penyelenggara berharap dengan perlombaan ini, stigma bahwa perempuan merupakan kaum lemah dan hanya sebagai konco wingking bisa semakin terhapus.

Salah seorang peserta lomba, Sri Wahyuni, mengaku senang dengan perlombaan ini. Dia mengaku baru pertama kali mengayuh becak.

“Ini pengalaman pertama saya. Makanya saya senang. Ternyata susah juga mengayuh becak,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge