0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Galakkan Operasi Miras, Polisi Sisir Warung hingga Terminal

Polisi merazia warung yang menjual Miras oplosan di sekitar Terminal Gemolong (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — ¬†Sejumlah Polsek menggalakkan razia terhadap penyakit masyarakat (Pekat) terutama minuman keras (Miras) yang masih marak beredar di masyarakat. Razia Miras oplosan terutama ditujukan untuk mengurangi kenakalan remaja.

“Ini juga mencegah terjadinya korban meninggal dunia akibat Miras oplosan dan mengurangi angka kenakalan remaja di wilayah Gemolong,” kata Kapolsek Gemolong AKP Supadi, Jumat (20/4).

Dalam razia yang dilakukan, Unit Sabhara Polsek Gemolong berhasil merazia penjual Miras di kios sekitar Stasiun Gemolong milik perempuan berinisial MS (21) yang beralamat di Jalan Solo-Purwodadi KM 21 Gemolong. Petugas mengamankan tiga botol mineral ukuran 1,5 liter atau total 4,5 liter Miras jenis ciu.

Dari hasil razia tersebut, pihaknya memberikan imbauan kepada penjual Miras, agar behenti untuk berjualan. AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman menyampaikan, razia Miras ini sebagai betuk cipta kondisi, sehigga tidak terdapat kejadian kejahatan maupun orang meninggal dunia yang diakibatkan oleh Miras oplosan.

Razia pekat juga digelar Polsek Sambirejo, Jumat (20/4), yang berhasil mengamankan Miras jenis ciu sebanyak tiga liter yang dikemas dalam dua botol mineral. Barang haram itu didapat dari sebuah warung milik S (65), warga Dukuh Sumomulyo, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Sragen

Kapolsek Sambirejo AKP Sudira menyampaikan, razia dilakukan untuk mencegah terjadinya berbagai keresahan masyarakat seperti perkelahian, membuat onar, hingga over dosis yang bisa membahayakan keselamatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge