0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Awasi 679 Warga Binaan, Bapas Solo Terapkan Sistem Asik

Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Ibnu Chuldun bersama dengan Kepala Bapas Kota Solo, Kristina Hambawani meluncurkan program Asik untuk warga binaan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sebanyak 679 narapidana yang telah menjalani 2/3 masa hukuman mendapat pengawasan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kota Solo. Mereka dikenakan wajib lapor untuk memantau perkembangan mereka supaya tidak kembali melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Ada sebanyak 679 narapidana se-Soloraya yang sudah menjalani masa hukuman sekitar 2/3 menjadi bagian kami dalam hal pengawasan,” terang Kepala Bapas Kota Solo, Kristina Hambawani kepada wartawan, Jumat (20/4) siang.

Agar pendataan narapidana wajib lapor di Kantor Bapas Kota Solo selalu terekam dengan baik, pihak Bapas membuat terobosan dengan menerapkan sistem Presensi Sidik Jari Klien (Asik). Sistem tersebut memudahkan dari para klien yang merupakan warga binaan dengan berbagai latar belakang kasus masalah hukum untuk melapor secara berkelanjutan dalam sebulan sekali.

“Sistem ini memudahkan bagi para klien kami, untuk melakukan wajib lapor. Sedangkan bagi kami, lebih memudahkan pendataan secara riil dan terekam,” jelas Kristina.

Sementara, itu Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Ibnu Chuldun, mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Bapas Kota Solo dalam bidang layanan kemasyarakatan. Pihaknya berharap, terobosan yang dilakukan oleh Bapas Solo dapat ditiru oleh Bapas lain di wilayah Jawa Tengah.

“Ini yang pertama kali di Jawa Tengah. Kami berharap, Bapas lain juga menerapkan terobosan seperti ini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge