0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Koleksi Satwa Bertambah, Taman Pandan Arum Kian Asri

Salah satu koleksi Taman Pandan Arum, burung Merak, idola pengunjung (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Koleksi satwa di Taman Pandan Arum, komplek Rumah Dinas Bupati Boyolali terus bertambah. Kondisi ini semakin membuat Taman Pandan Arum semarak. Selain satwa rusa, ikan dan dua ekor burung merak, berbagai jenis unggas menambah koleksi.

“Koleksi satwa akan terus kita tambah, selain untuk konservasi juga agar taman lebih asri dengan suara kicauan burung yang beraneka macam,” kata Kasi Penanggulangan Pemulihan Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali, Martono, Jumat (20/4).

Dijelaskan, selain sebagai tempat hiburan bagi masyarakat, Taman Pandan Arum sekaligus digunakan untuk konservasi alam. Satwa yang ada dipasang-pasangkan dengan harapan bisa berkembang biak. Selain itu, juga bertujuan agar komplek Rumah Dinas Bupati Boyolali bisa lebih asri dan nyaman.

Setelah beberapa waktu lalu, Taman Pandan Arum telah dihuni dua ekor burung merak. Saat ini, taman yang berada di di sisi sebelah barat dan utara Rumah Dinas Bupati Boyolali tersebut bertambah koleksi satwanya. Semula satwa yang menghuni taman diantaranya rusa, ikan dan dua ekor burung merak.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menambah lagi koleksi penghuni Taman Pandan Arum. Diantaranya ada beberapa unggas yang mulai menghiasi dan menambah semarak dengan suara khas masing-masing satwa.

“Masyarakat Boyolali tak perlu lagi ke Solo atau Yogya untuk melihat aneka ragam satwa, cukup datang ke Taman Pandan Arum saja,” ujarnya promosi.

Koleksi satwa yang ada di Taman Pandan Arum saat ini ada empat burung Sangkonur atau Macau, 12 ekor burung Nuri, dua ekor Kakatua, Merak dan Kalkun serta Rusa. Khusus untuk burung, diletakkan di dalam sangkar yang beberapa diantaranya berwujud kubah atau dome.

“Biaya perawatan setahun kita siapkan Rp 90 juta,” jelasnya.

Untuk perawatan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Boyolali. Terutama berkaitan dengan kesehatan satwa. Sedangkan untuk pemberian pakan, sudah ada petugas tersendiri. Seperti misalnya, untuk   rusa diberi makan setiap pagi dengan rumput gajah. Untuk satwa burung diberi pisang kepok di siang hari, biji bijian dan kuaci pada pagi dan sore hari.

“Kalau yang di dome diberi makanan khusus, seperti  buah apel, jagung manis dan pepaya,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Taman Pandan Arum, Aprilia, guru PAUD, mengungkapkan senang bisa mengajak anak didiknya berkunjung ke taman dan mengenal satwa dengan dekat.

“Setiap Jumat kita rutin ke taman, anak-anak biar lebih mengenal satwa,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge