0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penambang Rame-Rame Tolak Normalisasi Kali Woro

Penolakan normalisasi Kali Woro oleh penambang pasir tradisional Klaten (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Rencana PT Apollu Nusa Konstruksi untuk normalisasi di aliran Kali Woro di wilayah Desa Sidorejo dan Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten mendapat tantangan keras warga. Pasalnya, alur sungai di lereng Gunung Merapi tersebut merupakan lokasi mata pencaharian warga setempat sebagai penambang tradisional.

“Tidak ada kompromi, kami menolak normalisasi Kali Woro oleh PT Apollu Nusa Konstruksi. Jangan sampai ada normalisasi menggunakan alat berat yang justru mematikan kami para penambang tradisional,” ujar Sugino (45), warga Dukuh Pancasan, Desa Sidorejo, Kemalang, Jumat (20/4).

Ihwal penolakan warga bermula saat kegiatan sosialisasi pra pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan normalisasi alur Kali Woro oleh PT Apollu Nusa Konstruksi di Aula Kantor Desa Sidorejo, Sabtu (7/4) lalu. Rencananya normalisasi dilakukan antara Dam III sampai Dam VI yang berjarak 1.600 meter, tepatnya di perbatasan Dusun Bono, Desa Sidorejo dan Desa Balerante.

“Kemarin (Sabtu, 7/4) memang sempat ada sosialisasi, tapi kita gagalkan dan tolak. Seandainya alat berat itu (PT Apollu Nusa Konstruksi) jadi turun ke sini, kita penambang tradisional mau makan apa? Padahal penghasilan kita ya dari sini,” kata Sugino.

Mengingat kabar normalisasi semakin menguat, Sugino bersama ratusan warga lainnya melakukan aksi pemasangan spanduk penolakan normalisasi. Aksi tersebut digelar di Dam III alur Kali Woro tak jauh dari Dusun Pancasan, Sidorejo.

“Hampir 680 kepala keluarga ikut membubuhkan tanda tangan penolakan normalisasi. Itu belum istri maupun anak- anaknya yang juga ikut menolak. Karena penhidupan kami ya dari penambangan manual ini,” imbuh Widodo, warga Dusun Pancasan, seraya membentangkan kain mori putih yang dipenuhi tanda tangan warga penolak normalisasi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge