0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dishub Akui Banyak BST Langgar SOP

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno (dok.timlo.net/rosyid)

Solo — Dinas Perhubungan (Dishub) Solo mengakui masih banyak pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan pengemudi Batik Solo Trans (BST). Kepala Dishub Hari Prihatno bahkan mengatakan gejala pelanggaran tersebut hampir menyeluruh di semua koridor BST yang telah beroperasi.

“Tidak hanya dari laporan masyarakat. Kita sendiri juga pernah liat BST oyak-oyakan (kejar-kejaran),” kata dia, Kamis (19/4).

Ia juga mengakui masih banyak pengemudi bus yang menaik-turunkan penumpang di luar halte. Pelanggaran ini terutama ditemui di BST Koridor III rute Kartosuro-Palur yang baru mulai beroperasi beberapa bulan lalu. Sebelumnya, rute tersebut dilayani armada bus di luar manajemen BST. Hari mengatakan pelanggaran tersebut sering dilakukan di luar Solo yang minim pengawasan.

“Mungkin masih terbawa kebiasaan lama. Tapi ini tetap akan kita bina,” kata dia.

Pelanggaran juga ditemukan pada operator feeder BST. Supir angkutan pengumpan itu sering didapati merokok sambil menyetir. Padahal menurut aturan, pengemudi feeder dilarang merokok saat mengoperasikan kendaraan karena armada yang baru sudah dilengkapi AC.

“Kalau sudah ada AC ya harus dinyalakan (AC-nya). Jangan malah dimatikan, kaca dibuka,” kata dia.

Saat ini, Dishub masih mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan BST dan feeder-nya di Solo. Rencananya, Dishub akan memanggil operator baik dari PT Damri maupun PT BST dalam waktu dekat untuk menyampaikan hasil evaluasi tersebut.

“Temuan-temuan di lapangan juga sudah kita sampaikan ke operator agar diperbaiki. Tapi nanti tetap akan kita evaluasi secara komprehensif,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge