0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pedagang Minta Pembangunan Pasar Klewer Timur Tidak Molor

Pedagang Pasar Klewer Timur masih menempati pasar darurat di Alun-alun Utara Keraton Solo (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Paguyuban Pasar Klewer Timur berharap pembangunan pasar yang mulai dirobohkan pada Oktober 2017 itu segera dimulai. Sebab, jika pembangunannya molor, hal itu akan mempengaruhi pada beban sewa Alun-alun Utara yang dipinjam Pemkot Solo dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“Kan kalau molor artinya juga nyewa (alun-alun) lagi, kan jadi nambah bebannya. Karenanya kita berharap pembangunan Klewer Timur tidak molor,” ungkap Ketua Paguyuban Pasar Klewer Timur, Sutarso, melalui sambungan telepon, Senin (16/4).

Sutarso mengatakan, pihaknya telah menyediakan 4 mesin pompa diesel guna memompa air yang menggenang ketika hujan tiba. Hal ini dilakukan oleh paguyuban, untuk memberikan rasa nyaman baik kepada pengunjung maupun pedagang. Dirinya juga mengimbau kepada pedagang untuk bersabar sedikit lagi, sebab dirinya tahu bahwa Pemkot tengah mengupayakan yang terbaik bagi pedagang.

“Kalau banjir kita coba atasi, biar pedagang itu nyaman, dan tidak kemrungsung untuk pindah. Ya kita minta pedagang sabar sebentar lagi, Pemkot kan juga sedang berupaya,” kata dia.

Menurut Sutarso, waktu sewa penempatan pasar di Alun-alun utara yang bakal habis pada 20 Oktober 2018, pihaknya telah menyerahkan kebijakan sepenuhnya kepada Pemkot. Karena itu tanggung jawab pemkot untuk memfasilitasi pedagang yang dipindahkan.

“Kita sebenarnya tidak minta harus cepat segera dipindahkan. Namun jika pemkot sudah memiliki target, hal tersebut harus segera dilakukan dan dibangun,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge