0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Transaksi Non Tunai, Ini Keinginan BI

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Karanganyar — Bank Indonesia (BI) mendorong masyarakat menerapkan sistem transaksi nontunai mulai pembayaran retribusi layanan umum sampai ke bisnis. Apalagi, perangkat uang elektronik makin mudah diperoleh.

“Bagi masyarakat, dengan noncash lebih aman, nyaman dan terhindar dari potensi kebocoran. Sedangkan bagi pemerintah, lebih hemat karena mengurangi biaya mencetak uang (kartal),” kata Kepala Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto di sela Sosialisasi Implementasi Pembayaran Non Tunai di Jalan Tol Soker dengan Uang Elektronik di Plasa Alun-Alun Karanganyar, Minggu (15/4).

Pembayaran nontunai juga mengurangi praktik ilegal peredaran uang palsu. Terkait sosialisasi kartu elektronik tol (e-tol), BI menghendaki gerakan nasional non tunai (GNNT) diimplementasi mitra kerjanya melalui penyiapan infrastruktur.

“Kami ingin sistem pembayaran di Indonesia efisien, aman dan lancar. Kaitannya dengan tol Soker, kami ingin memastikan saat operasional nanti semuanya siap. Ya masyarakatnya, perbankannya, infrastrukturnya, operator tolnya, dan sebagainya. Sebab di tol Soker nanti, pembayaran retribusi tol-nya seratus persen non tunai,” jelasnya.

“Jangan sampai saat tol beroperasi nanti, masih banyak yang belum tahu. Kami pastikan semua elemen terkait siap,” tuturnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge