0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkot Tawarkan Kios Pasar Sebagai Pengganti Usaha Warga HP 105

Solo — Pemerintah Kota Solo mengeluarkan tawaran baru bagi penyelesaian konflik tanah di HP 105 Jebres Tengah. Salah satu solusi yang diajukan adalah pemberian lokasi usaha bagi warga HP 105 yang kehilangan lahan usaha akibat penertiban yang akan dilaksanakan Pemkot.

“Kita masih sangat fleksibel dan mambuka kemungkinan komunikasi dengan warga. Pemkot juga menawarkan hunian pengganti di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan lokasi usaha di Pasar Panggungrejo, sebagai pengganti usaha warga,” papar Kabid Penegakan Perda, Arief Dharmawan, Senin (16/4).

Arief mengatakan Pemkot masih tetap kukuh pada ketentuan awal, yakni ongkos bongkar per meter bangunan yang berkisar Rp 50 Ribu sampai Rp 75 Ribu serta biaya angkut berkisar Rp 500 Ribu sampai Rp 750 Ribu per meter bangunan agar warga bersedia pindah. Sampai kapan? Arief masih belum bisa menjawab pertanyaan tersebut.

“Yang jelas saat ini kita akan segera layangkan SP3. Pemkot sudah menyediakan saluran komunikasi dan solusi. Yang penting warga tidak bersikap sak karepe dhewe, jika warga tetap membantah dengan dasar yang tidak bisa diterima, maka terpaksa kami bertindak sesuai aturan,” kata dia.

Dikatakan SP 3 akan memiliki tenggat waktu selama tiga hari. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan untuk adanya dialog bersama masyarakat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge