0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Khawatir Putus, Jembatan Gantung OMAC Mendesak Diperbaiki

Wisatawan melintas diatas jembatan ganting objek wisata mata air Cokro Klaten (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Berwisata ke Objek Mata Air Cokro (OMAC) Klaten pasti tidak asing dengan jembatan gantung setempat. Sebagai salah satu pintu masuk, keberadaan jembatan berlandaskan kayu ini ternyata sudah puluhan tahun belum pernah diperbaiki.

“Sudah kami sampaikan ke pemerintah agar dilakukan cek ulang. Tapi sejak dibangun sekitar tahun 1980-an sampai sekarang belum pernah dicek ulang,” ujar petugas penarik retribusi OMAC, Irawan, Senin (16/4).

Jembatan beralasakan papan kayu yang menjadi penghubung menuju pemandian OMAC ini memiliki panjang sekitar 10 meter. Saat menginjakkan kaki di atas jembatan yang berada di aliran Kali Pusur ini memang sedikit bergoyang. Apalagi jika yang melintas lebih dari enam orang, goncangannya semakin kencang.

“Harapannya dilakukan cek ulang untuk perawatan. Apalagi jembatan gantung ini kan salah ikon OMAC. Bagaimana pun kalau ada apa-apa kan taruhannya nyawa,” imbuh Irawan.

Salah seorang warga setempat, Harno (50) mengatakan, pembangunan jembatan gantung OMAC dilakukan sekitar tahun 1984. Meskipun dana pembangunan berasal dari PDAM, namun eksekutornya ialah TNI melalui program ABRI Masuk Desa (AMD).

“Dulu PDAM berpikirnya bahwa jembatan bikinan TNI itu pasti bagus. Dan ternyata memang awet sampai sekarang. Tapi mengingat lama belum dilakukan perawatan ya sebaiknya dicek ulang. Makanya orang yang melintas di jembatan dibatasi dan hanya dikhususkan untuk pintu masuk,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge