0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

2017, 29 Pegawai Apple Bocorkan Rahasia, 12 Ditahan Polisi

Logo Apple. (ubergizmo. )

Timlo.net—Awal tahun ini, sebuah memo dari induk perusahaan Snapchat, Snap bocor. Memo itu berisi peringatan supaya para karyawan tidak membocorkan rahasia perusahaan. Jika ada pegawai yang membocorkan rahasia, mereka bisa terancam hukuman penjara.

Minggu lalu, memo serupa dari Apple bocor di internet. Apple memberitahukan jika tahun lalu, mereka berhasil melacak 29 pegawai yang membocorkan rahasia perusahaan. Sebanyak 12 di antaranya ditahan polisi. “Orang-orang ini tidak hanya kehilangan pekerjaannya, mereka bisa mengalami kesulitan ekstrim menemukan pekerjaan di tempat lain,” tulis Apple dalam memo dilansir dari Phone Arena. Ironisnya, memo internal yang rahasia itu malah bocor.

Dalam memo itu, mereka mendaftar beberapa informasi rahasia yang bocor tahun lalu. Misalnya dalam sebuah rapat yang dipimpin kepala teknisi software Apple, Craig Federighi. Craig mengungkapkan jika beberapa fitur software pada iPhone akan tertunda. Perkataan Craig bocor ke media. Apple melacak pegawai yang membocorkan informasi itu. Mereka juga memecat pegawai itu.

Kasus lain adalah bocornya paket software yang belum dirilis. Kebocoran itu menyebabkan rahasia tentang iPhone X dan Apple Watch terbaru juga bocor. Tahun lalu, Apple menggelar seminar internal berjudul “Stopping Leakers—Keeping Confidential at Apple.” Isi seminar itu bocor, dan rahasia perusahaan terus menyebar kepada masyarakat. Apple berkata jika forensik digital menolong mereka mengenali para pegawai yang membocorkan informasi rahasia.

Perusahaan itu juga bekerja sama dengan para pemasok mereka. Tujuannya untuk mencegah pencurian hak kekayaan intelektual. Dan untuk mengenali pihak-pihak yang mencoba mengakses informasi yang seharusnya tidak mereka miliki.

Akan tetapi, informasi rahasia terus bocor ke media. Misalnya bulan lalu, seorang pegawai Apple membocorkan kepada media soal peta jalan software Apple. Sang pegawai tertangkap basah dan dipecat. Saat ditanya kenapa dia melakukannya, dia menjawab jika dia tidak berpikir bisa tertangkap.

Perusahaan teknologi seperti Apple punya cara untuk menemukan pembocor rahasia. Apple menegaskan para pegawai yang ketahuan membocorkan rahasia, tidak hanya akan dipecat. Mereka juga bisa dipenjara dan didenda.

“Dalam banyak kasus, para pembocor tidak berniat membocorkan. Tapi, orang-orang yang bekerja untuk Apple seringkali ditarget oleh media, analis dan blogger yang berteman dengan mereka dalam sosial media dan jaringan profesional seperti LinkedIn, Twitter dan Facebook dan mulai mencari-cari informasi. Memang hal ini terkesan tersanjung untuk didekati, tapi penting untuk mengingat jika Anda dipermainkan. Kesuksesan orang-orang luar itu diukur dengan memperoleh rahasia Apple dari Anda dan membocorkan kepada masyarakat. Sebuah ulasan tentang produk Apple yang belum dirilis bisa menghasilkan kunjungan dalam jumlah besar untuk sebuah media dan bermanfaat secara finansial untuk blogger atau reporter yang memberitakannya. Tapi pegawai Apple yang membocorkannya beresiko kehilangan segalanya,” tulis memo internal Apple.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge