0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dua Wisatawan Tewas Tenggelam Saat Berenang

ilustrasi (sumber: Pixabay)

Boyolali — Dua orang wisatawan tewas tenggelam di dua lokasi berbeda, Minggu (15/4). Masing-masing di Obyek Wisata Pengging, Banyudono, dan lokasi wisata Kedung Goro, Desa Bolowetan, Wonosegoro. Di Obyek Wisata Pengging, korban bernama Rafa Ridho (8) warga Dukuh Mranggen, Desa Pandeyan, Grogol, Sukoharjo. Korban ditemukan pengunjung di dasar kolam Umbul Nganten pada kedalaman dua meter oleh pengunjung lain yang sedang berenang.

“Saya seperti menginjak badan orang, setelah saya selami ternyata ada tubuh anak kecil,” kata saksi Triyono saat dimintai keterangan pihak berwajib Polsek Banyudono.

Korban kemudian diangkat dari dasar kolam dan langsung dilarikan ke Klinik Mila Husada. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Korban sendiri datang ke Pengging bersama dengan ibunya, Suyatmi. Sebelum ditemukan di dasar kolam, korban dan ibunya berenang bersama. Namun setelah itu, sang ibu keluar dari lokasi,

“Murni kecelakaan. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, baju yang dikenakan korban masih lengkap,” kata Kapolsek Banyudono, AKP Suradi yang diwakili KSPK Aiptu Tarso.

Musibah ini terjadi akibat kelalaian orang tua yang meninggalkan korban tanpa pengawasan di kolam yang dalam. Korban sendiri diketahui tidak bisa berenang.

Sementara itu, musibah serupa menimpa salah satu pengunjung wisata Kedung Goro, Desa Bolo, Wonosegoro. Korban Nur Hasan, warga Wates, Simo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar Kedung.

Korban yang datang bersama 10 temannya berniat untuk berwisata. Awalnya diketahui salah satu temanya, Zainur, memanjat tebing sisi barat setinggi empat meter. Hanya saja, saksi saat itu tidak melihat korban terjun ke obyek wisata air tersebut. Saksi waktu itu melihat korban melemparkan bajunya dan bersiap terjun ke air.

Sekitar 45 menit, rekan korban yang hendak pulang tidak mendapati korban dirombongan. Rekan korban mengira korban menunggu di parkiran, Namun setelah di cek ke parkiran, ternyata korban tidak ada.

“Rekan korban kembali ke lokasi kedung, korban ditemukan di dasar kedung sedalam 3 meter,” kata Kapolsek Wonosegoro, AKP Waskito.

Saat itu juga, korban langsung dibawa ke RS Sisma Medika Karanggede. Sayangnya, sesampai di rumah sakit, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

“Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda penganiayaan,” tandas Kapolsek.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge