0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Takluk 2-0, Persikaba Akui Kekuatan Persiharjo

Laga persiharjo melawan Persikaba di stadion gelora merdeka jombor Sukoharjo (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Persiharjo akhirnya meraih kemenangan perdana setelah mengalahkan tamunya Persikaba Kabupaten Blora dengan skor 2-0 di Staidon Gelora Merdeka Jombor, Minggu (15/4). Hasil ini menjawab keraguan masyarakat Sukoharjo setelah meraih hasil kurang menguntungkan di tiga pertandingan sebelumnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para pemain yang sudah bermain dengan maksimal dan ini menjadi pembuktian kita kepada masyarakat Sukoharjo bahwa sebenarnya kita mampu. Dan di tiga pertandingan awal tidak sepantasnya kita hanya mendapat satu poin, kalau boleh fair dalam setiap pertandingan,” kata Pelatih Persiharjo, Dwi Joko Prihatin, Minggu (15/4).

Pada babak pertama tidak banyak peluang yang diciptakan kedua tim, dan baru pada menit-menit akhir tercipta sebuah peluang emas yang berhasil dimaksimalkan striker andalan Persiharjo Edi Witopo dan merubah kedudukan 1-0 untuk tuan rumah. Selang beberapa menit peluang emas kembali tercipta melalui kaki pemain sayap Yoga Adi Aryanto namun gagal membuahkan goal.

Di menit awal babak ke dua, Persiharjo mengambil inisiatif menekan lebih dahulu dan akhirnya berbuah goal melalui kaki pemain tengah, Joko Purnomo dan merubah kedudukan menjadi 2-0 Pada menit ke 4. Unggul dua kosong tidak membuat Persiharjo mengendorkan serangan, namun sejumlah peluang gagal dimaksimalkan dan hasil 2-0 bertahan sampai berkahirnya pertandingan.

“Kita sudah mengevaluasi pada pertandingan sebelumnya di Blora, mereka kuat di sayap sehingga saya instruksikan untuk mematikan sayap mereka khusunya nomor punggung 17. Dan ternyata cukup efektif untuk melemahkan permainan merka sehingga kita berhasil meraih hasil sempurna,” tandasnya.

Sementara itu, pihak Persikaba mengakui kualitas pemain dan kolektifitas permainan yang ditampilkan pada sore hari ini lebih baik. Factor kelelahan karena baru tiba di Sukoharjo Minggu jam 10 pagi diakui menjadi salah satu faktor kurang maksimalnya permainan para pemain Persikaba.

“ Lawan bagus luar biasa, mungkin karena sudah terbiasa lapangan dan kita datang jam 10 malam sudah capek dan tidak sempat mencoba lapangan. Dan permainan dari kaki ke kaki lawan cukup bagus mungkin karena lapangannya bagus, dan kita akan efaluasi lini belakang dan penjaga gawang kita untuk bisa lolos ke babak selanjutnya,” tandas pelatih Persikaba, Sonny Kurniawan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge