0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Elvaro, Crosser Cilik Juarai Grasstrack Championship 2018

Elvaro (kedua dari kiri) (foto: ist)

Solo – Crosser Cilik Asal Kota Bengawan, Rajendra Elvaro Athallah Wibisono, siswa kelas 1A SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo berhasil meraih gelar juara umum di ajang Kejuaraan Nasional Motocross dan Grasstrack Championship 2018 Round 3. Elvaro berhasil meraih juara 1 di kelas SE 50 CC dan juara 1 di kelas Moto 2.

“Kejuaraan itu berlangsung di Sabtu-Minggu (7-8/4) di Sirkuit Pacuan Kuda Pikatan, Blitar,” ungkap sang ayah yang juga mantan pebalap road race, Hendra Wibisono di Solo, Sabtu (14/4).

Hendra mengatakan, saat anak seusianya masih asyik bermain-main, Elvaro, sapaan akrabnya justru terjun di dunia motocross. Salah satu olahraga ekstrem yang antimainstream dikuasai anak berumur tujuh tahun ini.

“Sejak umur tiga tahun Elvaro sudah hobi nonton video motocross luar negeri lewat youtube. Waktu itu dia minta sepeda. Saya belikan sepeda buat standing. Setelah itu, umur lima tahun dia mulai minta motor, saya belikan Yamaha VW 50 CC. Dua bulan dia sudah bisa menguasai, setelah itu dia naik ATM 50 CC sampai sekarang,” ungkap Hendra.

Awalnya, menurut sang ayah, Elvaro dipandu oleh crosser asal Yogyakarta, Irwan Ardiansyah. Sekarang, Elvaro dilatih langsung oleh crosser asal Kota Bengawan idolanya, Denny Orlando.

Kebetulan, Denny Orlando adalah paman Elvaro dari sang bunda, Dyta Chyntia.

Hendra berkisah kali pertama Elvaro mengendarai motor balap. Kala itu, Elvaro masih berusia lima tahun.

Anak pertama dari tiga bersaudara tersebut mulai mengikuti kompetisi balap di ajang Kejuaraan Nasional Seri 1 di Sirkuit Tambakrejo, Januari 2017. Saat itu, Elvaro berada di posisi 15 dari 22 pebalap.

Selama tahun 2017, Elvaro mengalami proses panjang yang mematangkan kemampuannya. Elvaro pernah di posisi tengah bahkan paling belakang.

“Sekarang beberapa kali ikut kejuaraan, dia sudah masuk tiga besar terus. Karena faktor usia juga sangat mempengaruhi. Semakin besar, dia bisa mengendalikan moodnya sendiri. Yang jelas kami nggak pernah kasih target. Tergantung Elvaro dan moodnya aja,” kata Hendra.

Rencana terdekat, Elvaro bakal mengikuti Kejuaraan Daerah Grasstrack di Salatiga pada 21 April mendatang. Elvaro memasang target tinggi, membawa gelar juara umum lagi.

“Pengennya jadi juara lagi. Bakal latihan lebih keras. Soalnya sirkuit di Jawa Tengah nggak sebagus di Jawa Timur. Jadi mungkin bakal menemui kesulitan,” ungkap Elvaro, anak kelahiran Solo, 18 April 2011 ini.

Soal pembagian waktu antara sekolah dan latihan, sang bunda Dyta Chyntia tegas harus memprioritaskan akademik. Meskipun ia berharap Elvaro dapat menyeimbangkan keduanya. Namun Dyta tetap menanamkan pada Elvaro bahwa pendidikan tetap nomor satu.
Ada pengalaman berkesan yang dirasakan Dyta selama melihat Elvaro balapan.
“Awal-awal itu Elvaro sering jatuh. Tinggal finish, kurang berapa belokan, trus jatuh. Kan bikin gemes. Saya yang lebih worry dan deg-degan. Kalau papinya kan biasa aja karena sudah tiap hari nemenin latihan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge